• Senin, 11 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Suasana Polantas Menyapa dari Satlantas Polres Kukar kepada Driver Ojol. (Foto: Achmad Nizar/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Program "Polantas Menyapa" yang dihadirkan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar), hingga kini masih terus berjalan.

Program ini menjadi salah satu upaya kepolisian untuk lebih dekat dengan masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online (ojol) di Kukar yang memiliki mobilitas tinggi di jalan raya.

Kasatlantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli menjelaskan, "Polantas Menyapa" ini menyasar kepada para pengendara yang aktif melintasi wilayah Kukar, terutama di wilayah Tenggarong.

Menurutnya, driver ojol merupakan kelompok pengguna jalan yang paling sering berada di jalan raya, selain masyarakat yang berangkat kerja atau mengantar anak ke sekolah.

"Program Polantas Menyapa masih berjalan. Sasaran kami adalah driver-driver yang melintasi wilayah Kukar, khususnya driver ojek online di Tenggarong, karena mereka memiliki mobilitas paling tinggi di jalan," ujar AKP Ahmad Fandoli pada Kutairaya.com di Tenggarong, Sabtu (20/12/2025).

Ia menambahkan, program ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara polisi dan para driver, tetapi juga menjadi wadah edukasi dan diskusi. Konsep yang diusung saat ini lebih santai, dengan mengajak para driver untuk berdialog sambil ngopi bersama.

"Konsepnya kita ajak diskusi atau ngopi bersama para driver. Dari situ bisa menjadi ajang silaturahmi sekaligus sharing terkait permasalahan yang mereka alami di lapangan," jelasnya.

Melalui diskusi tersebut, pihaknya dapat memberikan solusi serta edukasi terkait aturan lalu lintas yang mungkin belum dipahami daripara ojol. Bahkan, jika terdapat masalah dari para ojol, pihaknya berupaya mencarikan jalan keluar agar masalah tersebut bisa dapat diselesaikan.

Ia menyampaikan, Polantas Menyapa dilaksanakan setiap hari oleh anggota Satlantas melalui patroli dialogis. Kegiatan ini bersifat fleksibel dan tidak fokus pada satu titik, meski beberapa tempat seperti kedai ojol tetap menjadi titik utama untuk para ojol berkumpul.

"Setiap hari anggota melaksanakan patroli dialogis sekaligus Polantas Menyapa. Paling tidak, dalam satu hari ada satu momen di mana anggota kepolisian bisa ngobrol langsung dengan ojek online, terutama di kedai ojol," tutupnya. (*zar)



Pasang Iklan
Top