
Potret area masuk Bandar Udara APT Pranoto, Kota Smaarinda. Sabtu (20/12/2025).(Foto:Abi/KutaiRaya)
SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Diprediksi meningkat di akhir tahun, Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto siap layani lonjakan penumpang.
Perayaan umat beragama Kristen (Natal) dan perayaan tahun baru 2026 sebentar lagi akan dihadapi masyarakat. Kondisi ini, tentu akan menciptakan arus keberangkatan masyarakat turut meningkat. Kepala Badan Layanan Umum Unit Penyelenggara Bandar Udara (BLU UPBU) Kelas I APT Pranoto, I Kadek Yuli Sastrawan mengatakan, berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari kesiapan fasilitas hingga penguatan sumber daya manusia (SDM).
“Kami memastikan seluruh aspek operasional bandara siap menghadapi peningkatan pergerakan penumpang selama periode Nataru,” ujar Yuli, Sabtu (20/12/2025).
Ia menjelaskan, kesiapan tersebut telah melalui proses verifikasi dari Direktorat Teknis Kementerian Perhubungan serta Kantor Otoritas Bandara (Otban) Wilayah VII Balikpapan. Hasil evaluasi menyatakan Bandara APT Pranoto dinilai laik dan memenuhi standar pelayanan transportasi udara selama masa libur akhir tahun.
Saat ini, Bandara APT Pranoto melayani sejumlah rute penerbangan utama yang menghubungkan Samarinda dengan berbagai daerah. Rute Samarinda–Jakarta dilayani oleh Batik Air, Garuda Indonesia, dan Citilink. Sementara rute Samarinda–Surabaya dioperasikan Super Air Jet dan Citilink.
Selain itu, terdapat pula penerbangan Samarinda–Banjarmasin oleh Wings Air, Samarinda–Yogyakarta oleh Super Air Jet, serta rute Samarinda–Berau yang dilayani Wings Air.
Untuk mendukung kelancaran operasional selama periode padat tersebut, pihak bandara juga memperpanjang jam layanan hingga pukul 20.00 Wita. Kebijakan ini diambil untuk mengakomodasi penambahan jadwal penerbangan serta arus kedatangan penumpang.
Tak hanya itu, Bandara APT Pranoto juga menyiapkan area khusus penjemputan dan kedatangan penumpang. Tercatat, sebanyak delapan unit usaha transportasi darat, termasuk taksi dan angkutan travel, telah menjalin kerja sama dengan pihak bandara.
“Kami ingin memastikan penumpang tidak hanya nyaman saat tiba dan berangkat, tetapi juga mudah mendapatkan layanan transportasi lanjutan,” tutup Yuli. (*Abi)