• Sabtu, 16 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Para peserta dari berbagai OPD mengikuti ajang Bupati Cup Minisoccer 2025.(Foto:Achmad Nizar/Kutairaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Bupati Cup Minisoccer antar OPD se Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) digelar pada 8-10 Desember 2025 di Lapangan Minisoccer Aji Imbut. Turnamen ini tak hanya sebagai wadah silaturahmi antar ASN, tetapi juga menjadi ajang seleksi yang akan dipersiapkan untuk menghadapi Porprov KORPRI 2026.

Kegiatan ini diikuti 33 tim, terdiri dari 31 tim OPD Kukar, serta dua tim undangan dari instansi vertikal, yaitu Polres Kukar dan Kejaksaan Negeri Kukar. Pertandingan digelar dengan sistem gugur, membuat setiap laga berjalan kompetitif sejak awal.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Ali Aji Husni menyampaikan, Bupati Cup Minisoccer tahun ini secara khusus dijadikan bagian dari proses seleksi atlet ASN untuk menghadapi Porprov Korpri 2026.

"Ini adalah bagian dari rangkaian pembinaan olahraga. Selain silaturahmi, ajang ini juga kami jadikan seleksi untuk mempersiapkan atlet-atlet ASN dan P3K menghadapi Porprov KORPRI," ujarnya di Lapangan Minisoccer Aji Imbut, Senin (8/12/2025).

Ia menegaskan, prestasi tidak berhenti ketika seseorang menjadi ASN atau P3K. Melalui ajang seperti ini, ASN tetap memiliki ruang untuk mengembangkan bakat dan berprestasi hingga tingkat nasional.

Bupati Cup Minisoccer Kukar ini merupakan langkah awal menuju berbagai event besar yang akan diikuti Kukar pada tahun-tahun mendatang. Pada 2026, Kabupaten Kutai Kartanegara akan ambil bagian dalam multi event dengan kondisi keuangan saat ini, ajang tersebut seperti Porprov 2026,Pekan Olahraga Paralimpik Provinsi (Peparprov) dan Porprov KORPRI.

"Jika Kukar meraih hasil terbaik di Porprov KORPRI 2026, tim ini akan melaju ke Pornas Korpri 2027 yang rencananya digelar di Lampung, " sebutnya.

Ia juga meminta dukungan dari Askab PSSI Kukar agar proses seleksi berjalan objektif.

"Kami berharap seleksi dilakukan tanpa melihat dari OPD mana para pemain berasal. Jangan karena pertemanan lalu terpilih. Semua harus objektif," tegasnya.

Meski kegiatan tahun ini dilaksanakan di tengah keterbatasan anggaran, ia tetap berupaya mengakomodasi pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga. Ajang ini juga menjadi tolak ukur kemampuan para peserta untuk membentuk tim futsal Kukar yang solid.

Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi dari berbagai OPD, termasuk dari kecamatan-kecamatan yang sebelumnya jarang mengikuti event olahraga,

"Tahun ini jumlah peserta meningkat. Kami sangat apresiasi kawan-kawan OPD yang tetap ikut meski anggaran sedang minim. Ini menunjukkan semangat olahraga masih kuat di lingkungan ASN Kukar," katanya.

Ia berpesan agar seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas.

"Kita semua ASN. Bermainlah dengan sportif, jangan menunjukkan kekerasan dan kekasaran. Jadikan ajang ini sebagai pengukur prestasi kita," pungkasnya. (*zar)



Pasang Iklan
Top