• Jum'at, 01 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kantor Dinas Sosial.(Achmad Rizki/Kutairaya)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Hari ini tepat diperingati sebagai Hari Disabilitas Internasional, Rabu (3/12/2025).

Salah seorang penyandang disabilitas di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Rahma Wati (25) memiliki keinginan dan berharap ada uluran tangan dari pemerintah daerah.

Pasalnya, selama ini ia belum pernah mendapatkan perhatian atau bantuan dari pemerintah daerah.

Menurutnya, bantuan dari pemerintah daerah ini sangat bermanfaat baginya dalam membantu pemenuhan kebutuhan hidupnya.

Selama ini hidupnya hanya bergantung terhadap suami, yang penghasilannya pas-pasan dan penyandang disabilitas juga.

"Kebutuhan hidup hanya bergantung pada suami, yang penghasilannya pas-pasan," kata Rahma kepada Kutairaya, Rabu (3/12/2025).

Ia mengaku kesulitan mencari pekerjaan di tengah keterbatasan fisik.

Sehingga ia meminta pemerintah daerah agar bisa menyediakan lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas.

"Kami sedih harus bagaimana dalam memenuhi kebutuhan hidup setiap hari, kalau bekerja kebanyakan lapangan pekerjaan tak mau menerima penyandang disabilitas," tuturnya mengeluh.

Selama ini lapangan pekerjaan kebanyakan yang dicari hanya Sumber Daya Manusia (SDM) yang normal.

Ini menjadi kecemasan, khususnya bagi penyandang disabilitas seperti dirinya.

"Saya ini penyandang disabilitas bisu dan tuli (tuna rungu). Di Tenggarong ini ada sekitar 50 orang penyandang disabilitas,"ucapnya.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Sosial, Yuliandris Suherdiman mengaku ada sekitar 5.000 warga penyandang disabilitas di Kabupaten Kukar.

Adapun jenis disabilitas, diantaranya disabilitas fisik. Kemudian, disabilitas netra, rungu, wicara sensorik, intelektual, mental, ganda dan lainnya.

"Perhatian dari pemerintah daerah untuk penyandang disabilitas terus diberikan, sesuai dengan kebutuhan mereka," ujar Yuliandris.

Adapun bantuan yang diberikan, di antaranya alat bantu kaki palsu, tongkat kruk, tongkat kaki, kursi roda dan lainnya.

Bantuan itu merupakan komitmen dari pemerintah daerah, dalam memperhatikan warga Kukar, khususnya bagi para penyandang disabilitas. (ary)



Pasang Iklan
Top