• Jum'at, 01 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Dinkes Kukar.(Achmad Rizki/Kutairaya)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Masyarakat Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih memerlukan fasilitas kesehatan Puskesmas terdekat.

Pasalnya, Kedang Ipil hanya ada fasilitas kesehatan Puskesmas Pembantu (Pusban) dan Posyandu.

Sedangkan Puskesmas utama Rimba Ayu berada di Desa Kota Bangun II.

Camat Kota Bangun Darat, Zulkifli mengatakan, ada sekitar 30 persen pasien yang datang ke pusban maupun posyandu harus dilarikan ke Puskesmas induk.

Dan ini membutuhkan waktu yang lumayan lama, karena akses tempuh mencapai 15 Km.

"Puskesmas ini sangat dibutuhkan secepatnya. Tapi saat ini juga menyesuaikan keuangan daerah untuk melakukan pembangunan Puskesmas," kata Zulkifli kepada Kutairaya, Senin (1/12/2025).

Ia menjelaskan, keberadaan Puskesmas itu menjadi bagian penting terhadap pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Terlebih saat ini pusat pemerintahan Kecamatan Kota Bangun Darat telah dibangunkan baru.

"Rencana pembangunan Puskesmas ini sudah seharusnya, karena di mana ada pusat pemerintahan juga harus dilengkapi dengan layanan lainnya," tuturnya.

Perencanaan pembangunan Puskesmas itu sudah masuk di 2025 ini.

Jika keuangan daerah memungkinkan, maka pembangunan itu dilaksanakan pada 2026 mendatang dengan satu kali pembiayaan dan alat penunjangnya.

"Pembangunan itu diperkirakan memakan biaya hingga Rp 8-12 miliar beserta alat penunjangnya," ujarnya.

Tak hanya rencana pembangunan Puskesmas saja, namun ia menekankan fasilitas kesehatan yang ada harus dilengkapi dengan tenaga kesehatan, perawat dan dokter secara ideal.

"Untuk saat ini memang mengalami kekurangan, tapi mencari dokter umum dan spesial atau perawat tidak mudah. Tapi itu semua sudah dikoordinasikan ke pemerintah daerah," ucapnya.

Ia mengaku, untuk faskes Pusban dan Posyandu hanya ada perawat.

Sedangkan dokternya berada di Puskesmas Induk, untuk menangani pasien yang lebih membutuhkan penanganan.

"Jika Pusban ini tak sanggup, maka mereka akan menghubungi Puskesmas dan akan dirujuk ke Puskesmas," katanya.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar, Kusnandar mengatakan, pemerintah daerah berencana membangun Puskesmas di Kecamatan Kota Bangun Darat.

Pada 2026 mendatang, Dinkes Kukar akan melakukan Feasibility Study (Studi Kelayakan).

"Rencana tahun depan (2026) ada 2 lokasi untuk dilakukan studi kelayakan diantaranya, Desa Kedang Ipil dan Muara Leka, Kecamatan Muara Muntai," ujar Kusnandar.

Hal itu harus dilakukan untuk memastikan pembangunan itu dibutuhkan dan memberikan manfaat di tengah masyarakat.

"Memang 2 Kecamatan itu sudah ada fasilitas kesehatan Puskesmas. Tapi kalau di Kota Bangun Darat itu aksesnya terlalu jauh dari masyarakat dan pusat pemerintahan," ucapnya.

Ia menegaskan, rencana pembangunan fasilitas kesehatan itu bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. (ary)



Pasang Iklan
Top