• Jum'at, 01 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Flayer kader PKS ikuti rakerwil di Kaltim.(DPD PKS Kukar)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Sejumlah kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Samarinda, Sabtu (29/11/2025).

Rakerwil itu bertujuan untuk mengevaluasi program kerja yang telah berjalan dan menyusun program kerja yang akan datang.

Ketua DPD PKS Kukar, Ahmad Zainuddin mengatakan, ada sekitar 16 kader PKS Kukar mengikuti rakerwil tersebut.

Rakerwil ini digelar untuk menghasilkan program-program kerja yang akan datang dan menyelaraskan visi dan misi, baik dari tingkat pusat, wilayah hingga daerah.

"Rakerwil itu menyusun program kerja baik jangka pendek, menengah dan panjang," kata Zainuddin jepada Kutairaya.

Adapun yang menjadi arahan dalam Rakerwil untuk DPD PKS Kukar, yakni diminta untuk meningkatkan jadi 30 persen terhadap perolehan suara pada pemilu mendatang.

"Dan target kursi pada 2029 mendatang ialah 6 kursi dewan. Artinya setiap daerah pemilihan (Dapil) ada perwakilan 1 orang," ucapnya.

Ia menegaskan, seluruh kader PKS harus menjalankan sejumlah program yang telah disusun, di antaranya Rombongan Keluarga Indonesia (RKI), Gerakan Ekonomi Mandiri (Gema).

Kemudian, Sekolah Kader Patriot Indonesia (Sakti), gerakan keterbukaan penyebarluasan keanggotaan dan program prioritas lainnya.

Dia berharap, PKS Kukar terus eksis dan meningkatkan peran PKS sebagai partai yang bersih, peduli, profesional dan kewarganegarawan.

Sementara itu, kader DPD PKS Kukar Muhammad Hidayat menyebutkan, Rakerwil ini merupakan kegiatan rutin internal DPW PKS Kaltim.

Dengan adanya Rakerwil ini, bagian dari persiapan PKS di wilayah maupun daerah dalam menghadapi pesta demokrasi yang akan datang.

"Ini bagian dari persiapan kita, untuk menghadapi Pemilu akan datang, baik itu Pilpres, Pilkada, hingga Pileg," ujar Hidayat.

Melalui Rakerwil ini, seluruh kader PKS diminta untuk terjun langsung di tengah masyarakat, untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, baik itu sektor pendidikan, infrastruktur, kesehatan dan lainnya.

"Kita diminta untuk menemui masyarakat, apa saja yang menjadi persoalan di tengah masyarakat dan diperjuangkan," ujarnya.

Dalam hal ini, ia siap menjalankan arahan maupun program-program kerja partai.

Hal itu harus dilakukan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (ary)



Pasang Iklan
Top