
Satpol PP Kukar gelar operasi KTP.(Achmad Rizki/Kutairaya)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kepemilikan KTP, Satpol PP Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan operasi KTP di halaman parkir penyeberangan Pulau Kumala, Rabu (26/11/2025).
Dari operasi KTP itu, ada beberapa warga yang tinggal di Kukar belum memiliki KTP dan ada yang sudah memiliki KTP, tapi domisilinya bukan di Kukar.
Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kukar, Rasidi menjelaskan, operasi KTP ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa identitas penduduk itu sangat penting.
Tanpa KTP pengurusan administrasi masyarakat bakal terhambat.
"Ada sekitar 200 orang yang terjaring dalam operasi itu dan 40 orang belum memiliki KTP," kata Rasidi.
Maka itu, pihaknya mendorong masyarakat agar segera mengurus identitas kependudukan ke Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan bagi warga yang telah memiliki KTP luar Kukar, juga bisa diganti menjadi domisili Kukar.
"Ke mana-mana harus menggunakan KTP, sehingga KTP ini dibutuhkan di tengah aktivitas masyarakat," ujarnya.
Ia menegaskan, melalui operasi KTP ini juga bagian dari upaya menjaga kondusivitas daerah untuk terus aman, dari gangguan aksi premanisme.
Kota Tenggarong ini merupakan kota yang aman, sehingga diperlukan antisipasi dengan operasi KTP itu.
Adapun yang menjadi alasan mereka yang tidak mengurus identitas kependudukan ialah malas dan mereka merasa belum membutuhkan KTP.
Yang ada di pikiran mereka bahwa mengurus KTP itu sulit, padahal mengurus KTP itu mudah dan cepat.
"Dengan memiliki KTP, keberadaan kita diakui oleh negara," tuturnya.
Sementara itu, warga Tenggarong, Ahmad Roni mengaku belum memiliki KTP Kukar, tapi memliki KTP di Pulau Jawa.
Revisi identitas kependudukan itu belum diurus karena padatnya suatu pekerjaan dan memerlukan waktu yang lama.
"Daripada untuk mengurus KTP, lebih baik saya bekerja dan menghasilkan uang untuk pemenuhan kebutuhan setiap harinya. Tapi saya juga memiliki keinginan, kalau ada waktu longgar pasti mengurus revisi KTP," ucap Roni. (ary)