• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



kebakaran di Jalan Ahmad Yani yang menghanguskan 2 bangunan.(Achmad Rizki/Kutairaya)


TENGGARONG (KutaiRaya.com): Peristiwa kebakaran terjadi di Jalan Ahmad Yani Kecamatan Tenggarong, Selasa (25/11/2025), sekitar pukul 11.15 WITA.

Dari peristiwa itu menghanguskan 2 bangunan diantaranya bangunan yang diduga sebagai wadah penyimpanan dokumen dan kamar tidur milik Rumah Makan Raffi Sea Food.

Dari pantauan wartawan Kutairaya.com bahwa berkas yang berada di dalam ruangan itu tak bisa diselamatkan dan kamar tidur yang hangus dilalap kobaran api.

Pemilik rumah makan Raffi Seafood, Radjin Wiadji mengatakan, asal api diduga dari bangunan sebelah rumah makannya, yang berdampingan dengan kamar tidur karyawan dan kamar mandi.

"Saat itu kami sedang di depan dan berjualan. Dan ada 1 anggota yang sedang mandi sembari berteriak semakin kepanasan," kata Radjin Wiadji pada Kutairaya, di Tenggarong.

Sehingga semua orang di depan melihat ke belakang dan sudah penuh dengan kepulan asap.

"Kami pastikan, kejadian itu bukan karena memasak. Karena semua kompor dan aktivitas masak dilakukan di depan," jelasnya.

Ia menyebutkan, bangunan yang diduga asal api itu digunakan sebagai penyimpanan dokumen, namun selama ini tak ada orang yang berseliweran yang ke ruangan tersebut.

"Atas peristiwa itu kerugian warung ditaksir puluhan juta rupiah," sebutnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Fida Hurasani menyebutkan, setelah menerima laporan dari warga, petugas pemadam langsung menuju lokasi kejadian tersebut.

Dalam proses pemadaman petugas tak mengalami kendala dan tak merambat luas. Karena bangunan yang hangus terbakar terbuat dari beton.

"Proses pemadaman hingga pendinginan membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Dan mengerahkan sekitar 11 unit pemadam kebakaran," sebut Fida Hurasani.

Dari peristiwa itu, ada dua bangunan yang hangus terbakar, namun tak parah. Pihaknya belum mengetahui pasti penyebab dari peristiwa tersebut. Dan itu tengah ditangani oleh pihak kepolisian. (ary)



Pasang Iklan
Top