• Senin, 04 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPRD Kutai Kartanegara



Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kukar Junadi menghadiri peresmian Sekolah Lansia BESTARI Desa Ponoragan.(Dok: Junadi)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara Junadi, turut menghadiri peresmian Sekolah Lansia BESTARI Desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu, oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (22/11/2025).

Peresmian dilakukan Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Dafip Haryanto, dan juga hadir Camat Loa Kulu Adriansyah, Kepala Desa Ponoragan, Sarmin, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim Nurizky Permanajati, serta undangan lainnya.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kukar, Junadi mengatakan, sekolah Lansia BESTARI ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Kukar dalam menghadirkan pendidikan, pembinaan kesehatan, dan pemberdayaan sosial khususnya bagi kelompok usia lanjut.

Menurut politikus muda Gerindra ini, Lansia adalah bagian penting dari pembangunan di Kukar, mereka memiliki pengalaman dan nilai kehidupan yang sangat berharga.

"Melalui Sekolah Lansia, kami berharap para orang tua dan kakek-nenek kita dapat terus mengembangkan diri, tetap sehat, dan berbahagia di usia senior,” harapnya.

Ia mengaku, kehadiran sekolah Lansia ini sejalan dengan semangat DPRD Kukar dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia (SDM) inklusif, termasuk bagi kelompok lansia.

"Pendidikan bagi usia lanjut bukan hanya tentang menambah pengetahuan, tetapi juga menjaga semangat hidup dan kesejahteraan mental. Melalui Sekolah Lansia, para peserta dapat kembali aktif, bersosialisasi, dan merasa dihargai. Ini sangat penting untuk menjaga kesehatan psikologis mereka,” tuturnya.

Junadi juga mendorong agar Sekolah Lansia bisa diperluas ke seluruh wilayah Kukar, sehingga lebih banyak warga lanjut usia yang bisa merasakan manfaatnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ponoragan, Sarmin menjelaskan, sekolah Lansia dibentuk karena tingginya jumlah warga lansia di desa tersebut dan perlunya pendampingan agar mereka tetap mandiri serta tidak bergantung pada keluarga.

"Saat ini terdapat sekitar 100 lansia yang terdaftar mengikuti kegiatan bulanan, namun 87 di antaranya tercatat aktif. Saya berharap keberadaan Sekolah Lansia BESTARI dapat meningkatkan kemandirian serta kualitas hidup para lansia di Desa Ponoragan," tandasnya. (One/Adv)



Pasang Iklan
Top