
RT 029 Kelurahan Melayu Kecamatn Tenggarong.(Achmad Rizki/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Aksi kriminalitas sering terjadi di Kecamatan Tenggarong. Untuk itu, Pemerintah Kecamatan Tenggarong meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di masing-masing wilayah.
Camat Tenggarong Sukono mengatakan, aksi kriminal bisa terjadi kapan saja terlebih adanya peluang untuk melakukannya. Untuk mempersempit peluang itu, masyarakat bisa melakukan kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).
"Seluruh kelurahan dan desa sudah melakukan Siskamling. Tinggal pemerintah setempatnya mengintruksikan kepada seluruh perangkat RT, untuk melakukan Siskamling atau ngeronda," kata Sukono pada Kutairaya, di Tenggarong, Sabtu (22/11/2025).
Menurutnya, peran keamanan lingkungan masyarakat bisa terjaga, ketika masyarakat setempat aktif melakukan Siskamling untuk lingkungannya.
Selain itu, perangkat RT juga bisa memaksimalkan program berbasis RT, untuk mengawasi lingkungan sekitar melalui pengadaan kamera CCTV.
"Sebagian besar RT di Kecamatan Tenggaring telah mengadakan kamera CCTV, lewat program berbasis RT," ucapnya
Dengan berbagai upaya itu, diharapkan dapat menjaga kondusifitas daerah. Terlebih dari aksi kriminal.
Sementara itu Ketua RT 029 Kelurahan Melayu Wuriyanto menyebutkan, untuk menjaga lingkungan tetap aman, masyarakat di sini telah rutin melakukan Siskamling. Ini sifatnya hanya dari kesadaran masyarakat.
"Hampir setia malam kita Siskamling, terlebih di lingkungan yang memiliki akses tembus antar RT," sebut Wuriyanto.
Selain Siskamling, di RT 29 juga telah mengadakan CCTV pada 2024 lalu. Ini juga bagian dari upaya mengawasi lingkungan sekitar dari tindakan kriminal maupun hal hal yang mencurigakan.
"Selama ada CCTV, ketika ada aksi kriminal kita bisa langsung cek kendaraan maupun ciri ciri terduga pelaku," ungkapnya. (ary)