• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Camat Kota Bangun Darat Julkifli.(Andri wahyudi/kutairaya)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Upaya peningkatan pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan hasil positif.

Dua kecamatan baru, yaitu Kota Bangun Darat dan Samboja Barat, memastikan proses administrasi kependudukan (adminduk) bagi warganya telah diselesaikan secara menyeluruh.

Camat Kota Bangun Darat, Julkifli mengemukakan, proses pemindahan administrasi kependudukan bagi warga telah rampung sejak pertengahan tahun 2024.

Seluruh warga yang tercatat dalam proses pemindahan dari tahun 2023 telah difasilitasi hingga selesai.

"Untuk administrasi kependudukan sudah semua, pemindahan dari 2023 sampai pertengahan 2024 sudah selesai. Warga yang telah pindah seluruhnya sudah memiliki KTP dan KK Kota Bangun Darat," kata Julkifli, Selasa (18/11/2025).

Ia menyebutkan jumlah penduduk di Kecamatan Kota Bangun Darat saat ini berkisar 14.400 hingga 14.500 jiwa.

Dari jumlah tersebut, sekitar 10.229 jiwa merupakan penduduk wajib KTP berdasarkan data pemilih terakhir.

"Perkembangan penduduk cukup dinamis. Tetapi yang wajib KTP kurang lebih 10.200-an, sesuai data pemilih kemarin, yaitu 10.229 orang," tambahnya.

Julkifli memastikan pelayanan publik di kantor kecamatan yang baru telah beroperasi penuh.

Mulai 1 November 2025, seluruh kegiatan pelayanan pemerintahan dan pelayanan terpadu kecamatan (Paten) telah dipindahkan ke gedung baru.

"Kantor kecamatan sudah difungsikan. Pelayanan publik sudah berjalan, sarana dan prasarananya juga sudah mendukung. Paten juga sudah pindah dan mulai beroperasi sejak 1 November," ujarnya.

Selain Kota Bangun Darat, Kecamatan Samboja Barat juga memastikan proses administrasi kependudukan berjalan lancar.

Camat Samboja Barat, Burhanuddin mengatakan, seluruh warga di 10 desa dan satu kelurahan telah memiliki identitas kependudukan yang lengkap.

"Semua warga Samboja Barat sudah memiliki KTP dan dapat menggunakannya untuk berbagai keperluan, baik perbankan maupun persyaratan administrasi lainnya," kata Burhanuddin.

Ia menjelaskan, penyelesaian adminduk ini sejalan dengan peningkatan fasilitas pelayanan.

Kecamatan Samboja Barat kini telah memiliki kantor kecamatan baru yang dimanfaatkan sepenuhnya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Dengan adanya kantor baru, pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih maksimal. Harapannya, masyarakat semakin mudah dalam mengurus kebutuhan administrasi," tambahnya.

Upaya pemerintah kecamatan dalam mempercepat pelayanan adminduk di kedua wilayah tersebut mendapat apresiasi dari warga.

Kehadiran fasilitas baru dan layanan jemput bola bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menjadi langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kukar. (dri)



Pasang Iklan
Top