• Selasa, 20 Januari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Angkringan KPK.(Achmad Rizki/Kutairaya)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com):Di tengah menjamurnya kafe di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dengan desain menarik dan unik, tak menyurutkan semangat Eko Purwanto, seorang pelaku usaha angkringan di halaman parkir objek wisata Pulau Kumala.

Meskipun usaha angkringan itu baru berjalan 2 bulan, namun dirinya tetap optimistis untuk menekuni usaha angkringan Kopi Pinggir Kota (KPK).

Angkringan KPK ini menyuguhkan latar belakang pemandangan yang cantik.

Mata pengunjung dimanjakan langsung dengan indahnya lampu tematik dari Jembatan Repo-Repo Pulau Kumala sembari menikmati hembusan angin di pinggir Sungai Mahakam.

Tak sedikit kawula muda nongkrong di KPK, karena tempatnya nyaman dan harga makanan terjangkau.

Pengunjung yang datang ke KPK itu memiliki berbagai kepentingan, baik itu untuk bersantai, bahkan ada yang membicarakan bisnisnya sembari menikmati suasana malam.

KPK menyediakan berbagai jenis makanan ringan dan minuman.

"Di KPK ada menu minuman coffee dan non coffee serta makanan ringan, seperti mie instan," kata Eko kepada Kutairaya, Selasa (11/11/2025).

Adapun jenis minuman di KPK, di antaranya, americano, capuccino, kopi late, Vietnam Drip, kopi susu, kopi gula aren, kopi cream, hazelnut, butterscotch, caramel machiato.

Kemudian, air mineral, kemon tea, green tea, thai tea dan red velvet.

Meskipun dibandrol dengan harga terjangkau dengan kisaran Rp 15-20 ribu, tapi menu angkringan ini tak kalah bersaing dengan kafe yang ada di Tenggarong.

Pasalnya, KPK dibuat dengan barista yang profesional.

Sehingga menu yang disediakan itu memiliki ciri khas tersendiri yang dibuat dari bahan-bahan berkualitas.

Angkringan KPK dibuka dari pukul 18.00-01.00 WITA setiap harinya.

Dalam sehari ada sekitar 30-50 orang pengunjung.

"Pendapatan yang diperoleh semalam sekitar Rp 300-500 ribu," tuturnya.

Meskipun telah banyak dikunjungi konsumen, ia terus melakukan servis hingga promosi kepada pengunjung.

Hal ini harus dilakukannya demi kenyamanan pengunjung.

"Rencananya ke depan, saya akan adakan live music untuk memeriahkan suasana halaman Pulau Kumala," ujarnya.

Ia mengungkapkan, motivasi menjalankan usaha angkringan ini untuk pemberdayaan masyarakat dengan membuka lapangan pekerjaan, sehingga dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat.

Ia juga mengajak para pemuda di Kukar, khususnya Kecamatan Tenggarong, untuk jeli dalam mengambil peluang dan jangan pernah malu untuk berkreasi dan berinovasi. (ary)



Pasang Iklan
Top