• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



‎Apel Peringatan Hari Pahlawan di Balai Kota Samarinda. Senin (10/11/2025). (Foto: Abi/KutaiRaya)


‎SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Peringatan Hari Pahlawan ke-80 di Samarinda berlangsung khidmat. Upacara yang digelar Pemerintah Kota di halaman Balai Kota, Senin (10/11/2025), menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan di era modern.

‎Upacara berlangsung khidmat yang diikuti oleh Forkopimda Samarinda, unsur TNI-Polri, Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, serta para veteran yang hadir dengan penuh kebanggaan mengenakan tanda jasa mereka.

‎Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, yang memimpin jalannya upacara peringatan Hari Pahlawan ke-80, mengajak warga untuk menafsirkan ulang makna kepahlawanan di masa kini.

‎"Kalau dulu para pejuang mengangkat bambu runcing, kini perjuangan kita adalah melahirkan ide dan kerja nyata untuk memajukan bangsa," ujarnya di hadapan peserta upacara.

‎Ia menekankan, semangat perjuangan itu harus diterjemahkan dalam kontribusi nyata mulai dari pengembangan pertanian, inovasi teknologi, hingga kreativitas generasi muda.

‎"Kemerdekaan hari ini harus kita isi dengan karya dan tanggung jawab sosial," tambahnya.

‎Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Samarinda, Arief Surochman, menilai Hari Pahlawan menjadi waktu refleksi bagi semua pihak, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk mengukur sejauh mana mereka sudah berjuang dalam menjalankan tugasnya.

‎"Kalau dulu perjuangan merebut kemerdekaan, sekarang perjuangan itu berbentuk pembangunan yang membawa manfaat dan kemakmuran bagi masyarakat," jelasnya.

‎Dalam momen tersebut, Pemerintah Kota juga menyerahkan santunan kepada para veteran sebagai bentuk penghargaan atas jasa mereka menjaga kemerdekaan.

‎Lebih dari sekadar seremonial tahunan, peringatan Hari Pahlawan di Balai Kota Samarinda menjadi pengingat bahwa nilai perjuangan tak pernah usang hanya berganti bentuk. Dari perang fisik menuju perang gagasan, dari medan tempur menuju ruang inovasi. ‎Dan di sanalah, semangat para pahlawan terus hidup.

‎Santunan tersebut diberikan secara simbolis oleh Saefuddin Zuhri usai upacara kepada perwakilan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Samarinda.

‎"Ini bentuk kecil dari terima kasih kami kepada para pejuang yang telah mengorbankan segalanya untuk negeri ini," tutupnya Arief. (*Abi)



Pasang Iklan
Top