
Kapten Kapal Gantung Diri.(Satpolairud Polres Kukar)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Anak Buah Kapal (ABK) Tugboat (TB) Berau Coal 16 digegerkan penemuan mayat, yang tergantung di kamar mesin saat berlayar di perairan Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (8/11/2025) sekitar pukul 04.30 WITA.
Kanit Gakkum Satpolairud Polres Kukar, Ipda Agus Fahrur Rozi mengatakan, mayat tersebut ditemukan oleh koki kapal, yang akan mengambil sapu di ruang mesin kapal untuk membereskan ruangan dapur.
"Koki kapal terbangun di pagi hari untuk membuat sarapan, saat itu melihat dapur kotor, tapi di sekitar ruangan itu tak ada sapu, sehingga sapu itu diambil di ruangan mesin," kata Agus kepada Kutairaya, Sabtu (8/11/2025).
Tiba di ruangan mesin kapal, koki itu mengaku kaget saat melihat korban N ditemukan tak bernyawa dengan kondisi gantung diri menggunakan seutas tali nilon.
N ini merupakan kapten kapal."Sehinggga koki itu memberitahu rekan- rekannya terhadap kondisi tersebut," ucapnya.
Atas kejadian tersebut, pihak kapal langsung melaporkan kejadian itu ke Manager Operasional PT. Rusianto Bersaudara dan Polsek Anggana.
Dari laporan itu, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian di kapal yang tengah bersandar.
"Polisi langsung melakukan penyelidikan dan evakuasi mayat tersebut," ujarnya.
Dari keterangan rekan korban, kapten kapal ini masih terlihat pada pukul 04.00 WITA dan sedang bermain ponsel.
Korban ini memang memiliki karakter pendiam, sehingga rekan korban tak mengetahui kondisi yang dialami oleh korban semasa hidupnya.
"Kita masih melakukan penyelidikan. Saat ini jasad N telah dibawa ke Rumah Sakit Abdoel Wahab Syaranie (AWS)," ucapnya. (ary)