
Proses pencarian korban hilang di perarian Sepakat.(Achmad Rizki/KutaiRaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pencarian korban hilang di perairan Desa Sepakat, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (6/11/2025), belum membuahkan hasil.
Hal itu disampaikan Koordinator Lapangan Basarnas Samarinda, M Sianturi di lokasi kejadian.
Ia mengatakan, masuk hari kedua pencarian korban hilang dilakukan dengan menyisir arah hulu dan hilir Sungai Mahakam, dengan radius 7 km dari lokasi kejadian.
"Pencarian korban hilang yang diduga tenggelam, tak dilakukan sendiri, tapi bersama tim gabungan dari Disdamkarmatan Kukar, BPBD Kukar hingga relawan," kata Sianturi kepada Kutairaya.
Pada hari kedua, pencarian korban hilang masih nihil. Korban ini diperkirakan masih berada di tengah kedalaman Sungai Mahakam, belum timbul seutuhnya.
"Kalau memasuki hari ketiga, dari pengalaman sebelumnya bahwa korban tenggelam itu sudah mengambang di permukaan Sungai Mahakam. Karena jasad korban telah terjadi pembusukan hingga menimbulkan gas di dalam tubuhnya," tuturnya.
Ia menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban bahwa petugas tak bisa melakukan penyelaman.
Karena arus di bawah Sungai Mahakam ini sangat deras dan jarak pandang tak tembus alias nol.
"Kami menyadari kekhawatiran dan kesedihan keluarga korban. Untuk itu, kami meminta maaf karena tak bisa menyelam. Menyelam itu menggunakan teknik yang tepat," ucapnya.
Ia terus memaksimalkan pencarian korban hilang selama sepekan ini.
Untuk pencarian korban, jangkauannya akan diperluas dan diperkirakan besok jasad korban sudah timbul di permukaan sungai. (ary)