• Selasa, 20 Januari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Pemkab Kutai Kartanegara



Lapak UMKM di Kawasan Pujasera Tenggarong.(Andri Wahyudi/KutaiRaya)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Dalam upaya memaksimalkan potensi produk di masing-masing kecamatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bakal menyiapkan program kawasan ekonomi sejahtera.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan UKM, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DiskopUKM) Kukar, Fathul Alamin.

Fathul menjelaskan, salah satu program unggulan yang dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri dan H. Rendi Solihin, ada program dedikasi kawasan ekonomi sejahtera.

Kawasan ekonomi sejahtera adalah salah satunya ditujukan untuk pembangunan kawasan-kawasan strategis untuk mempersiapkan simpul kegiatan ekonomi yang efektif dan efisien.

"Jadi program ini berbasis pada sumber daya ekonomi terbarukan tentu dengan memanfaatkan potensi unggul yang ada di wilayah-wilayah tersebut," ujarnya, Senin (14/10/2025).

Untuk kawasan ekonomi sejahtera ini, Kukar itu dibagi menjadi tiga zona.

Pertama, zona perdagangan dan jasa itu di wilayah perkotaan. Kemudian zona kedua, yakni industri hijau, itu daerah agro pertanian dan sebagainya.

Kemudian, daya ekonomi ketiga itu di pusat pangan dan pariwisata.

Jadi program unggulan pemerintah Kukar dalam rangka transformasi ekonomi yang ekstraktif.

Dinas Koperasi UKM sendiri berperan dalam program dedikasi ini dalam rangka menghubungkan pelaku usaha di sektor hulu dengan pelaku usaha di sektor hilir.

"Dalam hal diversifikasi produk hasil pertanian dan perkembunannya. Jadi satu-satuan dalam program kawasan ekonomi sejahtera," ujarnya.

Tujuannya, salah satunya adalah untuk meningkatkan nilai tambah dari yang awalnya itu produk bahan baku yang nilainya masih belum tinggi, lalu dilakukan diversifikasi supaya nilai jualnya bisa lebih meningkat.

Dan kawasan ekonomi sejahtera ini memunculkan simpul-simpul ekonomi baru di Kukar sesuai potensi wilayahnya masing-masing.

Basisnya tetap dengan potensi unggul di wilayah kecamatan tersebut.

"Kita optimalkan untuk bisa didiversifikasi intervensinya. Ini ada banyak OPD, tidak hanya DiskopUKM. Hampir semua perangkat daerah itu berperang serta mulai dari pertanian dan erikanannya, kemudian perdagangannya, kooperasi UKM-nya, Dinas PU-nya sendiri, itu berperan serta untuk mewujudkan ekosistem dari hulu kehidupannya," ucapnya.

Kawasan ekonomi sejahtera ini tetap di seluruh wilayah kecamatan di Kukar, cuma dibagi dengan 3 zona tadi berdasarkan potensinya.

"Jadi ada kawasan industri hijau, ada kawasan parawisata, kemudian juga ada kawasan perdagangan, memang harapannya seluruh program pemberdayaan di Pemerintah Kabupaten Kukar berfokus pada tiga simpul," ucapnya. (dri)



Pasang Iklan
Top