• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Tim Medis bersama Unit Inafis Polresta Kota Samarinda saat mengevakuasi lansia yang tenggelam di Sungai Mahakam, Teluk Lerong, Samarinda Ulu, Kota Samarinda. Senin (06/10/2025).(Foto:Abi/KutaiRaya)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Minggu (5/10/2025) malam geger, warga Samarinda temukan mayat di tepi Sungai Mahakam di area Teluk Lerong, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda.

Sedang asyik nongkrong di tepian Mahakam pada Minggu (05/10/2025) tadi malam, warga melihat mayat mengapung. Penemuan ini langsung di teruskan ke Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda. Selang beberapa waktu, proses evakuasi pun diwarnai dengan timbulnya sedikit harapan.

Korban diduga masih memiliki denyut nadi. Sehingga, tim medis bereaksi secepat mungkin untuk menyelamatkan korban. Namun takdir berkata lain, korban dinyatakan meninggal dunia, saat setelah beberapa saat sampai di Rumah Sakit Dirgahayu Kota Samarinda.

"Kami tadi dihubungi sama masyarakat, ditemukan mayat dengan kondisi tidak bernyawa," ucap Kanit Inafis Polresta Samarinda, Ipda Harry Cahyadi.

Tidak ada tanda-tanda kekerasan di sekujur tubuh. Hal ini memperkuat, bahwa korban tidak mengalami kekerasan secara fisik. Inafis juga mendapatkan informasi dari keluarga korban.

"Tidak ada luka-luka atau kekerasan fisik di tubuh korban. Kemungkinan sudah dua jam berlalu korban meninggal," lanjutnya.

Setelah ditelusuri, korban bernama Petrus Rapang (PR) merupakan warga Jalan Wiraswasta, Gang Mandiri, Nomor 022, RT 007, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu.

Informasi pihak keluarga pun berhasil di lacak. Usai mengabari kepada keluarga, PR langsung dibawa kerumah duka untuk dikuburkan.

"Sudah kembali ke rumah duka dan semoga keluarga yang ditinggalkan tetap kuat," tandas Ipda Harry Cahyadi. (*Abi)



Pasang Iklan
Top