
Pelantikan PKC PMII Kalimantan Timur.(Andri wahyudi/kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) masa khidmat 2025–2027 yang dinahkodai M. Said Abdillah resmi dilantik oleh Ketua Umum PB PMII M. Shofiyullah Cokro pada Sabtu (4/10/2025) di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Pelantikan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Ketua IKA PMII Kaltim Syafruddin, Asisten III Setkab Kukar Dafip Haryanto, dan para undangan lainnya.
Wagub Kaltim Seno mengatakan, PMII adalah satu bentuk pergerakan mahasiswa.
Tentunya, Pemerintah Provinsi Kaltim terus mendukung kegiatan-kegiatan positif untuk mahasiswa Indonesia, salah satunya PMII.
"Malam hari dilantik PKC PMII Kalimantan Timur. Semoga setelah dilantik ini kita bergerak terus. Maka gerbong PMI harus di depan. Bersama-sama bergerak memberikan kritik-kritik membangun untuk pemerintah, baik pemerintah kabupaten, pemerintah kota, maupun Pemprov Kaltim, supaya berjalan di rel yang benar. Kemudian juga kita membangun secara bersama-sama sebagai partner strategis bagi pemerintah membangun Kaltim ke depan lebih baik lagi. Kalimantan Timur sukses, menuju generasi emas," ucapnya.
Ketua PKC PMII Kaltim M. Said Abdillah mengatakan, PMII Kaltim siap bersinergi, siap membersamai pemerintah dalam hal positif dan membangun Kaltim.
Tapi jika ada oknum-oknum yang kemudian melukai hati rakyat, nelukai hak-hak rakyat, maka PMII Kaltim ada di depan.
"Tentu program-program ke depan harus kita jalankan dengan baik, kita rumuskan dengan baik dalam momentum RAKARDA. Kemudian gagasan dan ide segar sahabat-sahabat, akan membuat percepatan dalam ruang organisasi PMII sebagai organisasi besar di Kaltim," ujarnya.
Sementara itu, Asisten III Setkab Kukar, Dafip Haryanto mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus PKC PMII Kalimantan Timur 2025-2027 dan mudah-mudahan juga menjadi khidmatnya ini kepada PMII di Kukar juga bisa menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Kukar.
"Dan harus bisa membawa perubahan-perubahan besar yang kita harapkan, untuk mengkritisi kontrol sosial dari para mahasiswa dalam rangka untuk program-program kebijakan pemerintah Kabupaten Kukar ini bisa berjalan baik dan efektif," katanya. (dri)