• Selasa, 05 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Disdikbud Kutai Kartanegara





TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Lomba Seni Budaya pada rangkaian Erau Adat Kutai 2025 yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Berlokasi di Stadion Rondong Demang Tenggarong, ajang ini menghadirkan empat cabang lomba yakni Jepen Kreasi, Tingkilan, Baca Tarsul Kutai, dan Menyanyi Lagu Daerah Kutai.

Kepala Bidang Kebudayaan, Puji Utomo menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi tugas pokok dan fungsi Disdikbud Kukar, khususnya dalam bidang pembinaan dan pelestarian kebudayaan.

“Kami fokus pada pembinaan, pelestarian, dan pengembangan kesenian yang ada di Kutai Kartanegara. Lomba ini adalah salah satu bentuk nyata upaya tersebut,” ujar dia pada Sabtu (27/9/2025).

Ia menjelaskan, animo masyarakat untuk mengikuti lomba sangat tinggi. Namun, pihak panitia terpaksa membatasi jumlah peserta karena keterbatasan waktu pelaksanaan.

“Perlombaan kami batasi maksimal 20 peserta per kategori. Kalau lebih dari itu, waktunya tidak memungkinkan. Apalagi tarian, membutuhkan waktu yang panjang untuk setiap penampilan,” jelas Puji.

Keterbatasan kuota ini sempat membuat banyak peserta yang tidak terakomodasi. Hal tersebut menjadi perhatian pihaknya untuk diperbaiki pada pelaksanaan mendatang.

“Kami menyadari banyak yang ingin ikut serta. Tahun depan akan kami evaluasi lagi. Insya Allah pelaksanaan bisa lebih baik, sehingga lebih banyak peserta yang terakomodasi,” katanya.

Puji menegaskan bahwa lomba seni budaya bukan sekadar ajang hiburan dalam festival Erau, melainkan bagian dari strategi menjaga keberlangsungan tradisi Kutai.

Ia berharap kegiatan ini mampu menanamkan rasa bangga sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk terus berkarya.

“Pelestarian seni tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga harus melibatkan masyarakat. Dengan lomba ini, kami ingin menghidupkan tradisi, memberi ruang kepada seniman lokal, serta memastikan budaya Kutai tetap lestari di tengah perkembangan zaman,” pungkas dia. (Adv)



Pasang Iklan
Top