
Sekretaris Daerah Kukar Sunggono.(Foto:Andri Wahyudi/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dalam mendukung percepatan realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) membentuk satgas di tingkat kecamatan.
Hal ini dilakukan untuk memastikan program ini berjalan dengan baik dan menyinkronkan dengan program MBG dari pemerintah pusat.
Sekertaris Daerah Kukar, Sunggono mengatakan, satgas ini dibentuk untuk mempercepat program makan gratis Kukar.
Untuk di Kukar, kata dia, satgas tersebut sudah dibentuk, termasuk di tingkat kecamatan.
"Satgas ini fungsi dan tugasnya adalah memastikan bahwa koordinasi antara Badan Gizi Nasional (BGN) yang ada di daerah bersama mitra kerja itu bisa berjalan dengan baik. Sehingga program makanan bergizi gratis ini yang di antara praktik penyelenggaraannya ada Sarana Penyedia Pangan Gizi (SPPG) di Kukar bisa segera terealisasi," jelas Sunggono, Kamis (25/9/2025).
Sunggono mengatakan, selama ini yang terjadi di lapangan masih banyak mitra yang masih memiliki keraguan terhadap penerapan program ini, seperti benar atau tidak, siapa yang minjami modal, apakah dibayarkan atau tidak.
"Tugas kami nanti di satgas bersama-sama dengan BGN memberikan edukasi agar tidak terjadi lagi sehingga untuk progres capaian pembangunan MBG di Kukar bisa segera selesaikan berdasarkan target yang ada," ujarnya.
Sunggono menegaskan, adanya satgas yang dibentuk nanti, akan membantu percepatan target dari program yang digagas, dan selama ini dilaksanakan BGN.
Jadi satgas percepatan membantu BGN untuk memastikan bahwa program pembangunan SPPG bisa segera direalisasikan.
Ia mengemukakan, untuk di Kukar baru ada 4 SPPG, dan banyak yang sedang dalam progres.
"Ada yang membangun, menunggu persetujuan dan ada yang sedang direhab. Pemkab Kukar optimistis SPPG ini bisa direalisasikan di 20 kecamatan," tuturnya.
Sedangkan mitra MBG di Kukar berjumlah 74.
Dari jumlah ini akan didorong supaya mereka bisa beroperasi dan membangun SPPG sehingga mereka bisa memberikan makanan gratis bagi anak-anak.
"Harapan kami, satgas percepatan ini nanti bisa membantu merealisasikan program MBG kepada anak-anak dan ibu hamil di Kukar," ucapnya. (Dri)