
Kepala Desa Separi Sugianto.(Foto:Ridwan/Kutairaya)
TENGGARONG (KutaiRaya.com) : Desa Separi, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki potensi wisata alam yang bisa dikembangkan.
Ada beberapa objek wisata alam yang dimiliki Desa Separi, diantaranya wisata alam air terjun, batu pilar, air meredak atau yang biasa warga setempat menyebutnya, air yang bisa berbunyi sendiri dan wisata alam lainnya.
Untuk wisata alam air terjun di Desa Separi berada di Kilometer 64, disana air terjunnya lumayan besar. Selain itu, disana juga ada lagi air terjun dilokasi berbeda yakni berada di kilometer 13. Kemudian wisata alam lainnya yang sebelumnya masuk Desa Separi ada batu pilar di Loa Durian, tapi sekarang masuk wilayah Desa Bukit Periaman.
"Kami Pemerintah Desa Separi terus berupaya meningkatkan kemajuan Desa melalui berbagai macam sektor, salah satunya sektor pariwisata desa yang memang sangat potensial untuk dikembangkan dan bisa menjadi sumber pendapatan Desa, " ungkap Kepala Desa (Kades) Separi Sugianto, Selasa (19/8/2025).
Selain wisata alam Desa yang telah disebutkan, sebenarnya Desa Separi dalam sejarahnya merupakan wilayah dari wisata alam Goa Batu Gelap, yang kini masuk wilayah Desa Sukamaju.
"Di Desa Separi itu harapan kita kan wisata alam Batu Gelap karena peninggalan leluhur kita, tapi sekarang masuk Desa Sukamaju, harusnya wisata tersebut dikembalikan lagi masuk ke Desa Separi, karena wisata itu menjadi andalan kami, sebab lokasi itu merupakan tempat kampung pertama Desa Separi, " jelas Sugianto.
Sugianto memastikan, semua potensi wisata alam yang berada di Desa Separi akan terus dikembangkan.
Dengan adanya beberapa potensi wisata alam di Desa Separi, Sugianto menambahkan, pihaknya berencana membuat objek wisata hutan. Di objek wisata ini terdapat air terjun di kilometer 3, selain itu kedepannya juga kami mau menjadikan wisata buah-buahan dilokasi yang sama.
"Di wisata hutan ini akan kami buat lokasinya itu ada tempat camping bagi pengunjung, namun saat ini keterbatasan kita dengan anggaran. Selain itu dilokasi wisata tersebut juga ada kulinernya, dan ini kita masih berproses. Kami akan namakan wisata hutan ini yakni Kampung Matahari, dan berharap kedepannya wisata ini menjadi andalan sektor pariwisata Desa Separi," tandasnya. (One/Adv)