• Senin, 04 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Permainan Gangsing di Kukar (Andri Wahyudi/KutaiRaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Salah seorang penggiat permainan tradisional Gasing di Kukar, Norsyamdani, saat ini gencar mengenalkan permainan Gasing ke masyarakat umum, tidak hanya pada event tertentu seperti pada Erau dan festival, tetapi mengenalkan lebih luas ke masyarakat. Sebab Gasing merupakan bagian yang tak lepas dari kebudayaan dan harus dilestarikan di masyarakat.

"Seiring dengan kemajuan teknologi, Gasing ini mulai di pandang sebelah mata oleh masyarakat. Untuk itu kami berupaya menghidupkan kembali permainan tradisional ini di tengah masyarakat." kata Norsyamdani, kepada Kutairaya, di Tenggarong, Senin (14/7/2025).

Ia menyebut, bahwa ramainya permainan Gasing pada momen tertentu, dan olahraga tersebut salah satu yang dilombakan. Dirinya ingin permainan ini tetap menjadi permainan keseharian masyarakat, khususnya di kalangan anak-anak. Ada hal positif dengan permainan ini, selain melatih adrenalin juga melatih otot tangan, sehingga anak-anak tidak lagi disibukan dengan dunia gadget tapi tetap gerak.

"Kami paham, permainan Gasing masih kerap dianggap sebagai kegiatan musiman. Kami berusaha mengubah pola pikir masyarakat agar permainan ini tidak hanya dimainkan saat ada event tertentu, tetapi menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari." tegasnya.

Ia juga tak henti-hentinya mempromosikan permainan Gasing dengan mengadakan sosialisasi ke berbagai komunitas dan lingkungan sekolah di Kukar."“Pelestarian gasing ini sama saja dengan kebudayaan mengedepankan kebersamaan dan dapat dipertahankan oleh anak-anak muda." tegasnya.

Pelestarian Gasing tidak hanya sampai di generasi terdahulu tetapi menjadi warisan budaya dan kebanggaan di masyarakat. Mengingat Kukar menjadi mitra IKN harus siap dengan budaya yang beragama datang, sehingga jangan sampai hilang begitu saja.

Sementara Kabid Kebudayaan, Disdikbud Kukar Puji Utomo, turut mengajak masyarakat untuk dapat mempertahankan kebudayaan yang ada di Kukar. Salah satunya permainan gasing ini. Permainan ini sudah menjadi ciri khas di Kukar, pada saat event-event tertentu seperti Erau dan festival di setiap kecamatan.
"Upaya kami dengan melakukan sosialisasi disetiap kegiatan pemerintah, ke lingkungan sekolah maupun komunitas yang ada di Kukar," jelasnya.

Kemudian, permainan ini juga harus dikenalkan kepada anak-anak sejak dini, agar tetap lestari dan tentunya bisa membanggakan daerah. Karena olahraga tradisional ini ada prestasinya baik di daerah hingga nasional.

"Kami harapkan permainan ini terus berkembang di Kukar, tidak di event-event saja tapi di keseharian masyarakat juga bisa memainkannya." pungkasnya. (dri)



Pasang Iklan
Top