• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Ilustrasi


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Sejumlah masyarakat keluhkan adanya kecurangan yang dilakukan oleh oknum pedagang di Tenggarong. Walaupun tidak semua pedagang melakukan aksi pengurangan timbangan, namun masyarakat tetap resah.

Aksi kecurangan ini tanpa disadari oleh pembeli yang biasa membeli kebutuhan pokok sehari-hari seperti ayam potong, ikan, daging, sayuran hingga beras. Hanya beberapa orang yang mau memastikan kebenaran timbangan yang dipakai oleh pedagang tersebut sesuai atau tidak.

Salah satu masyarakat di Tenggarong yang tidak mau disebut namanya, menyebut bahwa ia kerap mendapati pedagang yang menggunakan timbangan yang tidak sesuai (mengurangi ukuran timbangan) dengan tujuan mendapatkan keuntungan lebih dari dagangannya.

"Saya beberapa hari lalu beli ayam potong 2 kg, setelah dibeli dan di bawa pulang ternyata tidak sampai 2 kg saat saya timbang ulang dengan timbangan di rumah." ujarnya Selasa (3/6/2025).

Walaupun kurangnya cuma 2 ons, tapi ini sangat merugikan bagi pembeli. Apalagi jika membeli dengan jumlah banyak. Jadi dengan adanya penjual yang tidak jujur ini membuat masyarakat khawatir untuk beli kembali ke penjual yang lainnya.

"Harapannya, yaa jangan ada lagi pedagang yang curang dengan cara mengurangi timbangan. Karena masyarakat khususnya ibu-ibu meras dirugikan. Kami juga berharap kepada dinas terkait bisa menindak atau pedagang yang nakal ini, biar ada efek jera." ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar Sayid Fathullah mengatakan bahwa untuk pedagang yang berada di luar pasar bukan lagi kewenangan Disperndag Kukar untuk melakukan penindakan timbangan para pedagang.

"Kami hanya fokus kepada memantau pedagang yang berada di dalam pasar saja." tegasnya.

Setuap tahun Dusperindag Kukar ada sidak tera timbangan para pedagang yang ada di pasar Mangkurawang, kalau di dalam pasar dipastikan aman. Kalau di luar pasar itu rawan adanya kecurangan timbangan oleh para pedagang.

"Misalnya pasar malam, pasar di pinggir jalan yang tidak ada izinnya." imbuhnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam berbelanja, khususnya di warung atau di jalan-jalan. Namun tidak semua pedagang berlaku curang masih ada pedagang yang menggunakan timbangan yang sesuai. (dri)



Pasang Iklan
Top