• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Plt Kepala Dinas Kesehatan Kukar Kusnandar


TENGGARONG (KutaiRaya.com) Penyebaran Covid-19 kembali terjadi di sejumlah negara Asia. Menyikapi itu Kementerian Kesehatan menerbitkan Surat Edaran (SE) dengan nomor : SR.03.01/C/1422/2025, tentang kewaspadaan terhadap peningkatan Covid-19.

Surat Edaran itu bertujuan, untuk meningkatkan kewaspadaan Covid-19 maupun penyakit potensial KLB/ Wabah lainnya bagi Dinas Kesehatan, UPT Bidang Kekarantinaan Kesehatan, UPT Bidang Laboratorium Kesehatan Masyarakat, Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan para pemangku kepentingan.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kukar Kusnandar menjelaskan, pemerintah daerah siap menjalankan arahan dari SE tersebut. Ada beberapa hal penting dalam SE itu diantaranya, memantau perkembangan situasi dan informasi global terkait kejadian Covid-19 melalui kanal resmi pemerintah dan WHO.

Kemudian, meningkatkan kewaspadaan dini dengan memantau dan memverifikasi tren kasus ILI/SARI/Pneumonia/Covid-19 melalui pelaporan rutin Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) melalui link https://skdr.surveilans.org dan/atau surveilans sentinel ILI-SARI.

Jika terjadi peningkatan kasus potensial KLB, segera melapor dalam waktu kurang dari 24 jam ke dalam laporan Surveilans Berbasis Kejadian/Event Based Surveillance (EBS), di aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) atau Public Health Emergency Operation Centre (PHEOC), melalui nomor Telpon atau WhatsApp : 0877-7759-1097.

Selain itu, meningkatkan kapasitas petugas kesehatan termasuk petugas Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) untuk penanggulangan Covid-19 dan lainnya.

"Kami tetap memperhatikan sesuai arahan di dalam SE. Hal ini bagian dari upaya pemerintah, untuk meningkatkan kewaspadaan dini," kata Kusnandar pada Kutairaya, Senin (2/6/2025).

Pihaknya menegaskan, sejauh ini tak ada penyebaran Covid-19 masuk Kaltim, terlebih Kukar. Pengendalian Covid-19 ini tak hanya dari peran pemerintah daerah, tapi seluruh pihak dan masyarakat turut paham terhadap penyebaran Covid-19.

"Yang jelas sejauh ini belum ada laporan, terhadap yang terkonfirmasi Covid-19. Pengendalian Covid-19 memerlukan kesadaran dari seluruh masyarakat. Dengan tumbuhnya kesadaran, pasti dapat diantisipasi," ucapnya.

Pihaknya juga telah mengintruksikan seluruh Puskesmas di Kukar, untuk dapat melakukan pengawasan atau kewaspadaan dengan ketat.

Dirinya juga menghimbau kepada seluruh masyaryrakat, untuk menggunakan masker hingga tak berpergian ke luar kota. Melalui upaya ini, harapannya Kukar tak terkonfirmasi kasus Covid-19.

Sementara itu Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AM Parikesit Tenggarong Seberang Martina Yulianti, telah memastikan seluruh pasien di Rumah Sakit ini tak terkonfirmasi Covid-19.

"Kami berharap, kasus Covid-19 tak masuk Kukar,"kata Martina Yulianti. (ary)



Pasang Iklan
Top