• Jum'at, 20 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Disdikbud Kutai Kartanegara



Kegiatan sosialisasi formasi jabatan fungsional, guru dan pengawas.


TENGGARONG (KutaiRaya.com) Untuk meningkatkan pemahaman guru terhadap kenaikan pangkat atau jenjang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar menggelar kegiatan sosialisasi formasi jabatan fungsional, guru, pengawas, penilik dan Pamong Belajar, di Hotel Grand Fatma Tenggarong, Kamis (22/5/2025).

Plt Sekretaris Disdikbud Kukar Joko Sampurno mengatakan, dengan adanya sosialisasi ini para guru bisa memahami ketika ingin mengusulkan kenaikan pangkat atau jenjang baik dari Muda ke Madya, Madya ke Utama.

"Kegiatan ini diikuti 186 peserta guru, pengawas, penilik dan pamong belajar dari seluruh Kecamatan se Kukar," kata Joko Sampurno.

Sementara untuk kenaikan pangkat memang ada perubahan peryaratan yang harus dipenuhi, termasuk harus memiliki sertifikasi Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang (UKKJ) dan lainnya.

"Ada perbedaan terhadap kenaikan pangkat guru pada sebelumnya. Jadi pada sebelumnya itu guru yang sudah memenuhi angka kreditnya, bisa langsung mengajukan usulan kenaikan pangkat," ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, pihaknya meminta kepada seluruh peserta untuk dapat mengikuti dengan serius. Sehingga para guru tidak mengalami kesulitan terhadap pengurusan kenaikan pangkat atau jenjang.

"Seluruh peserta harus mengikuti kegiatan ini dengan sebaik baiknya. Agar pengetahuan tentang jabatan fungsional guru, pengawas, penilik dan pamong belajar bisa dipahami," sebutnya.

Ia menegaskan, hal ini bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan sumber daya guru yang berkualitas. Sementara sosialisasi itu juga disambut baik oleh guru. Artinya guru ini sangat antusias terhadap pengetahuan kenaikan pangkat.

"Para peserta sangat aktif mengikuti sosialisasi ini. Mereka bersemangat untuk naik pangkat," tegasnya.

Dirinya berharap, seluruh guru di Kukar bisa paham terhadap persyaratan kenaikan pangkat dan mereka juga dapat melaksanakan tugas dengan baik.

"Kegiatan ini dilaksanakan 2 hari, melalui kegiatan ini para guru bisa menyampaikannya kepada guru lainnya," pungkasnya. (adv/ary)



Pasang Iklan
Top