• Senin, 04 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Camat Muara Badak Arpan Saat Ditemui di Pendopo Bupati Kukar

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Kecamatan Muara Badak memiliki potensi perikanan sebagai salah satu pusat kekuatan ekonomi di Kutai Kartanegara.

Camat Muara Badak, Arpan, menegaskan bahwa wilayahnya memiliki kekayaan alam yang luar biasa, khususnya di sektor perikanan.

Untuk itu Pemerintah Kecamatan turut andil dalam membantu mengembangkan potensi yang ada ini. Melalui beberapa support bantuan dan pembinaan diharapkan bisa memaksimalkan perikanan di Muara Badak.

"Muara Badak ini diberkahi potensi perikanan yang sangat besar. Masyarakat menggantungkan hidup dari usaha tambak dan budidaya laut, mulai dari penggunaan bagang, tambak udang, hingga budidaya kerang darah," ujar Arpan Sabtu (17/5/2025)

Menurutnya, kegiatan ini telah menjadi tulang punggung ekonomi lokal selama bertahun-tahun. Kerang darah menjadi salah satu komoditas unggulan yang bahkan telah menembus pasar ekspor. Namun, Arpan juga mengingatkan bahwa persoalan lingkungan, seperti pencemaran air tambak, harus segera diatasi agar masyarakat bisa kembali berproduksi secara maksimal.

"Kita berharap isu-isu pencemaran bisa segera ditangani, agar tambak-tambak kembali produktif dan ekonomi masyarakat tidak terganggu," katanya.

Pemerintah Kecamatan juga terus mendorong penguatan sektor ini melalui pembangunan infrastruktur pendukung. Salah satunya adalah berdirinya pabrik pengolahan rumput laut di wilayah Muara Badak. Arpan menyebut, pabrik ini menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi hasil laut yang selama ini hanya dijual mentah ke daerah lain seperti Makassar dan Sulawesi.

Dengan hadirnya pabrik tersebut, nelayan tidak hanya menjual hasil panen, tetapi juga bisa mulai mengolah rumput laut menjadi produk bernilai tambah.

"Kita ingin masyarakat tidak hanya jadi produsen bahan baku, tapi juga bisa menikmati manfaat ekonomi dari produk olahan seperti jelly, kosmetik, hingga makanan ringan," jelasnya.

Lebih lanjut, Arpan mengungkapkan pabrik ini membuka peluang usaha baru bagi warga lokal, baik dalam bentuk lapangan kerja langsung maupun kemitraan usaha kecil berbasis pengolahan hasil laut. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Arpan menegaskan bahwa sektor perikanan di Muara Badak bukan sekadar potensi, tetapi aset nyata yang terus bertumbuh. “Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, saya optimis Muara Badak bisa menjadi contoh sukses pengelolaan potensi perikanan di Kukar,” tambahnya.

Ia juga berharap ke depan akan ada lebih banyak program pendampingan, pelatihan, dan dukungan permodalan agar masyarakat semakin mandiri dalam mengelola usaha perikanannya.

Dengan kekayaan sumber daya dan penguatan infrastruktur, Muara Badak kian mantap menuju kemandirian ekonomi berbasis kelautan dan perikanan.

"Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk terus mendorong potensi ini agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Muara Badak." pungkasnya. (adv/dri)



Pasang Iklan
Top