• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur





TENGGARONG, (KutaiRaya.com) - Tak butuh waktu lama bagi jajaran pengurus baru DPD KNPI Kutai Kartanegara (Kukar) untuk bergerak. Baru saja resmi dilantik Kamis (17/4/2025), Ketua DPD KNPI Kukar Rian Tri Saputra langsung mengumumkan program-program prioritas yang siap dijalankan dalam waktu dekat. Fokus utama Pendidikan dan pemberdayaan pemuda.

Salah satu gebrakan awal KNPI Kukar adalah peluncuran kursus bahasa Inggris gratis yang akan digelar di Graha KNPI Kabupaten Kutai Kartanegara.

"Kami memilih program ini karena kemampuan bahasa asing, khususnya Inggris, sangat dibutuhkan oleh generasi muda saat ini. Ini adalah bentuk investasi jangka panjang dalam pengembangan skill kepemudaan," ujar Rian

Program ini menyasar kalangan muda dari latar belakang keluarga kurang mampu. Dengan kuota awal sekitar 60–90 peserta, kursus akan dibagi menjadi tiga kelas berdasarkan tingkat pendidikan: SD, SMP, dan SMA. Animo pemuda Kukar luar biasa dalam hitungan hari, pendaftaran sudah menembus 200 orang.

Yang menarik, DPD KNPI Kukar tidak jalan sendiri. Mereka akan bekerja sama dengan tenaga ahli, salah satunya dosen Bahasa Inggris dari Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), yang akan terlibat langsung sebagai instruktur utama.

Namun, tak hanya berhenti di ranah pendidikan, Rian juga memaparkan rencana besar di sektor pertanian. Ia menegaskan pentingnya peran anak muda dalam menjawab tantangan zaman, salah satunya melalui inovasi di sektor pangan.

"Kami ingin mengubah mindset bahwa menjadi petani itu harus bergelut dengan lumpur. Saat ini teknologi pertanian sudah sangat maju. KNPI ingin jadi pionir, memanfaatkan kemajuan itu," jelasnya.

KNPI Kukar saat ini telah mengantongi lahan pemuda di Kecamatan Loa Kulu yang akan dijadikan pusat kegiatan pertanian milenial. Rencananya, lahan tersebut akan dijadikan demplot percontohan seluas 1–2 hektar terlebih dahulu, sebelum diperluas ke area lain.
Tak hanya itu, KNPI Kukar juga berencana menggandeng Dinas Pertanian untuk mendukung program ini, termasuk penyediaan bibit unggul.

"Ini bukan cuma soal tanam-menanam. Ini soal membangun kemandirian, menjawab tantangan Bupati Kukar bahwa anak muda tak bisa terus bergantung pada pemerintah. Kami buktikan, kami bisa," tegas Rian. (Dri)



Pasang Iklan
Top