
TENGGARONG (KutaiRaya.com) Aksi pencurian di Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kukar kembali terjadi belum lama ini. Aksi itu menyasar kepada para pedagang kelontongan maupun kuliner.
Salah satu pedagang asal Tenggarong yang mengalami kejadian itu, Ratna mengatakan, belum ada satu tahun berjualan outletnya dibobol oleh pencuri sebanyak 4 kali. Adapun barang barang yang diambil ialah, mesin pres gelas, kompor, tabung gas, kipas angin.
"Bukan hanya saya saja yang mengalami kejadian ini, tapi penjual terang bulan di sebalah outlet saya juga mengalami hal yang sama, TKP ini berada di Timbau," kata Ratna, Jum
Kemudian, Yuliana pemilik warung kelontongan di timbau juga mengalami hal serupa. Pengaman warung atau gembok nekat dijebol oleh pencuri.
Di tempat berbeda, aksi pencurian juga menimpa korban Agata. Ia mengalami kehilangan perabotan jualannya seperti panci dan lainnya. Perabot itu merupakan salah satu alat vital untuk berjualan dalam mencari rezeki.
Menurutnya, aksi pencurian ini sangat meresahkan masyarakat. Dan pastinya dari perbuatan itu masyarakat mengalami kerugian yang lumayan banyak.
Harapannya aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti atas keresahan atau kekhawatiran masyarakat yang diakibatkan adanya aksi pencurian.
Sementara itu Kapolsek Tenggarong Iptu Budi Santoso menyebutkan, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus kasus pencurian, terlebih yang terjadi pada toko sembako dengan membawa kabur rokok.
"Kita terus melakukan patroli atau pengawasan di seluruh Kelurahan dan Desa di Tenggarong, setiap wilayah terdapat Bhabinkamtibmas,"katanya.
Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Tenggarong, untuk selalu waspada dalam melakukan transaksi jual beli. Polisi terus berusaha semaksimal, untuk mengungkap kasus pencurian yang dialami masyarakat. (ary)