• Sabtu, 06 Desember 2025
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



TENGGARONG (KutaiRaya.com) Rencana pembangunan infrastruktur dasar menjadi usulan prioritas di Kelurahan Maluhu. Usulan tersebut disampaikan pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tenggarong, Rabu (19/2/2025).

Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro menjelaskan, usulan masyarakat khususnya dibidang infrastruktur diantaranya pembangunan jalan lingkungan, penanganan banjir atau drainase maupun sektor pertanian dan perikanan.

"Di Maluhu banyak masyarakat yang mengeluhkan terkait banjir ketika curah hujan tinggi. Karena maluhu ini sebagai tempat yang terendah," kata Tri Joko Kuncoro, Rabu (19/2/2025).

Untuk itu, masyarakat meminta adanya pembangunan atau perbaikan drainase. Sehingga air hujan dengan curah tinggi bisa dibuang. Sementara mengingat kejadian belum lama ini, lahan persawahan dan rumah warga terendam banjir dengan ketinggian sekitar 30-40 cm.

Melalui musrenbang ini, pemerintah Kecamatan Tenggarong diharapkan bisa merealisasikan sejumlah usulan atau aspirasi masyarakat khususnya di Kelurahan Maluhu. Aspirasi itu dinilai sangat dibutuhkan bagi kepentingan masyarakat.

Pihaknya juga menegaskan kepada pemerintah Kecamatan maupun Kabupaten, untuk terus melakukan pengawasan terhadap pekerjaan yang direalisasikan itu terlebih melalui dana Pokok Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Kukar.

"Kegiatan yang dilakukan oleh vendor atau kontraktor melalui dana Pokir ini terlalu banyak potongannya, sehingga akses pemanfaatannya tak bisa maksimal," ucapnya.

Sementara itu Camat Tenggarong Sukono menjelaskan, terkait pembangunan infrastruktur melalui dana pokir itu telah turun utuh sesuai dengan perencanaan. Tapi, dalam melaksanakan pekerjaan itu pasti memerlukan biaya baik administrasi untuk membeli bahan ATK, pengawasan dan lainnya.

"Tak ada pengurangan nilai yang terlalu banyak. Kegiatan yang melalui dana pokir itu dan untuk keperluan lainnya juga diambilkan dari dana tersebut," jelas Sukono. (ary)



Pasang Iklan
Top