• Selasa, 20 Januari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur





TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar sosialisasi Operasi Keselamatan Mahakam 2025 dengan membagikan pamflet kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas.

Operasi ini berlangsung selama 14 hari, mulai 10 hingga 23 Februari 2025, dengan fokus utama pada penindakan hukum melalui ETLE Mobile serta teguran terhadap delapan jenis pelanggaran prioritas.

Kasat Lantas Polres Kukar, IPTU Ahmad Fandoli, menjelaskan bahwa operasi tahun ini menargetkan pelanggaran yang sering menjadi penyebab kecelakaan. Delapan pelanggaran tersebut meliputi:
1. Menggunakan ponsel saat berkendara
2. Pengemudi di bawah umur
3. Berboncengan lebih dari satu orang (khusus sepeda motor)
4. Tidak memakai helm SNI atau sabuk pengaman
5. Berkendara dalam pengaruh alkohol
6. Melawan arus lalu lintas
7. Melebihi batas kecepatan
8. Menggunakan knalpot brong yang tidak sesuai spesifikasi pabrik

"Operasi ini berlangsung selama 24 jam dengan tiga pendekatan utama, yaitu preemptive, preventive, dan repressive. Personel telah ditempatkan di berbagai titik strategis, termasuk Pos PAL 4 dan Pos Lembuswana," ujar IPTU Fandoli pada Sabtu (15/2/2025).

IPTU Fandoli menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Mahakam 2025 merupakan langkah konkret untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang lebih baik di Kukar.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas dan selalu mengutamakan keselamatan di jalan. Dengan kepatuhan bersama, kita bisa mewujudkan lalu lintas yang lebih aman dan tertib," pungkasnya. (Dri)



Pasang Iklan
Top