• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur





TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Sebanyak 50 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II A Tenggarong yang mengikuti program santri di Pesantren Taubatan Nasuha mengikuti prosesi wisuda, di Lapangan olahraga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong, Sabtu (18/01/2025).

Sebagai informasi, sejak di resmikan pada tahun 2022 wisuda kali ini adalah kali empat dilaksanakan.

Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong Suparman menyampaikan dalam sambutannya bahwa saat ini terdaftar sebanyak 114 orang WBP yang mengikuti program santri ini.

"Ini adalah salah satu metode rehabilitasi sosial dalam bentuk kegiatan kerohanian dan kepribadian yang dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Tenggarong,” ungkapnya.

Sejak pertama kali diresmikan Pesantren Taubatan Nasuha telah mewisuda sebanyak 136 orang WBP.

Kegiatan yang dirangkai dengan tabligh akbar dalam rangka memperingati isra dan miraj Nabi Muhammad SAW ini terkesan istimewa karena dihadiri oleh inspektur Wilayah IV Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Endang Lintang Hardiman serta turut hadir juga Yuliandris Kepala Dinas Sosial Kab. Kutai Kartanegara yang mewakili Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara dan perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kab. Kutai Kartanegara serta Ustadz Aspian Noor Nurdin yang di daulat memberikan tausiyah dalam tabligh akbar ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kab. Kutai Kartanegara Yuliandris dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap program santri ini.

"Saya berharap output dari program ini bisa menghasilkan SDM yang unggul dan menjadi teladan kelak saat kembali ke masyarakat,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Endang Lintang Hardiman, yang menyampaikan bahwa salah satu penyebab tingginya over kapasitas di Lapas/Rutan adalah tinggi tingkat pidana narkoba.

"Dengan program ini saya berharap dapat menjadi pemutus mata rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba di masyarakat,” tutupnya.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 wita ini dia awali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran kemudian secara berurutan dilakukan prosesi wisuda yang dipimpin oleh Inspektur Wilayah IV Kemeninpas di dampingi oleh Kalapas serta para tamu undangan, pada kesempatan ini juga diberikan penghargaan terhadap 5 orang santri yang telah selesai melaksanakan ujian hafalan Alquran juz 1, juz 29 dan juz 30.

Aspian Noor Nurdin dalam ceramahnya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif dan diharapkan WBP yang mengikuti program ini saat bebas nanti bisa berperan aktif di masjid-masjid. (One)



Pasang Iklan
Top