
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Paralimpiade Pelajar Daerah (Peparpeda) I Tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2024. Ajang olahraga yang berlangsung pada 11-14 Desember ini mempertemukan atlet pelajar difabel dari berbagai daerah untuk berlaga dalam enam cabang olahraga (cabor) Boccia, Renang, Bulutangkis, Tenis Meja, Atletik, dan Catur.
Acara ini digelar di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Agus Harikesuma, Rabu (11/12/2024).
Agus Harikesuma menjelaskan bahwa Peparpeda I ini menjadi langkah awal dalam seleksi atlet untuk mewakili Kalimantan Timur di ajang nasional.
“Ajang ini menjadi momentum untuk mencari juara yang akan dipersiapkan melalui pelatihan intensif (TC) menuju kompetisi nasional. Kami berharap para atlet dapat menunjukkan performa terbaiknya agar Kaltim bisa mencetak atlet-atlet baru yang kompetitif,” ucapnya.
Rencana pelatihan intensif akan digelar di Samarinda sebelum keberangkatan ke tingkat nasional.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada Kukar sebagai tuan rumah.
“Ini adalah ajang pertama yang dilaksanakan di provinsi. Sebagai tuan rumah, kami telah mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari venue hingga fasilitas pendukung seperti asrama dan kesekretariatan,” jelasnya.
Aji menambahkan, momen sebagai tuan rumah dimanfaatkan oleh Kukar untuk mengirimkan 45 atlet, jumlah yang cukup besar.
“Menjadi tuan rumah memberikan semangat lebih bagi atlet kami. Dukungan masyarakat dan keluarga langsung di lapangan juga menjadi motivasi tambahan bagi mereka untuk meraih juara,” katanya.
Aji optimistis atlet Kukar dapat meraih prestasi di semua cabor, terutama di cabang unggulan seperti Atletik, Bulutangkis, dan Catur.
“Atletik sering menjadi penyumbang medali terbanyak bagi kami. Selain itu, Bulutangkis dan Catur juga memiliki potensi besar, meskipun persaingan di catur cukup berat, terutama dari Balikpapan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa cabor Boccia, yang merupakan cabang baru namun telah digeluti atlet Kukar selama beberapa tahun terakhir. Dengan peralatan yang lengkap dan latihan yang intensif, Aji optimis Kukar dapat tampil maksimal di cabang ini.
Selain Peparpeda, Kukar kerap menjadi tuan rumah berbagai ajang tingkat provinsi, baik di bidang kepemudaan maupun olahraga.
“Momentum ini tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga kesempatan bagi atlet untuk membuktikan hasil latihan mereka selama ini. Kami berharap mereka dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membawa nama baik Kukar,” tutupnya.
Peparpeda I Kaltim 2024 menjadi langkah awal yang penting untuk meningkatkan prestasi olahraga pelajar difabel di Kukar dan Kalimantan Timur, sekaligus mempererat semangat kebersamaan melalui kompetisi olahraga. (Dri)