• Selasa, 25 Agustus 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur




TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia mengadakan Konsolidasi Media di Cafe Kopiral, Timbau, Tenggarong, pada Sabtu (9/10/2024), dengan tujuan memperkuat pemberitaan terkait pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan Bawaslu RI, PWI Kukar, serta 100 peserta yang terdiri dari media, mahasiswa, dan organisasi kepemudaan.

Masayu Fitria, perwakilan Bawaslu RI, menyampaikan bahwa Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Kutai Kartanegara, masuk dalam indeks kerawanan pemilihan. Untuk itu, Bawaslu RI berupaya memperkuat sinergi dengan media, mahasiswa, dan pemuda dalam mengawal pelaksanaan Pilkada.

"Media, mahasiswa, dan organisasi pemuda berperan penting dalam menyampaikan informasi terkait Pilkada. Kami berharap agar mereka melaporkan segala bentuk pelanggaran ke Bawaslu Kukar," ungkapnya.

Konsolidasi media serentak juga dilaksanakan di empat provinsi lainnya yang memiliki indeks kerawanan pemilihan tinggi, yaitu NTT, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan. Hal ini sebagai upaya Bawaslu RI memperkuat pemberitaan dalam pengawasan Pilkada di daerah rawan.

Anggota Bawaslu Kukar, Munir, mengapresiasi terpilihnya Kukar sebagai lokasi kegiatan ini. Ia berharap konsolidasi ini mampu menekan potensi kerawanan yang terdeteksi dalam indeks kerawanan pemilu, seperti masalah netralitas ASN, distribusi logistik, dan pelaksanaan hari H. "Melalui media yang memberitakan informasi dengan objektivitas dan mencerdaskan, diharapkan potensi kerawanan dapat diminimalisir,"ujar Munir.

Ketua PWI Kukar, Bambang Irawan, juga menambahkan pentingnya peran media dalam memastikan proses demokrasi berjalan adil dan transparan. Menurutnya, wartawan memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi objektif dan mengawasi potensi penyimpangan yang bisa merusak kepercayaan publik.

"Pada akhirnya, Pilkada adalah tentang memilih pemimpin yang membawa perubahan positif. Konsolidasi ini penting untuk menjamin proses pemilihan yang bersih dan penuh integritas," pungkas Bambang. (dri)



Pasang Iklan
Top