• Selasa, 25 Agustus 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pemerintah Kelurahan Loa Ipuh bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara (Kukar) berencana melakukan penanaman pohon di sepanjang tepi Sungai Tenggarong sejauh 2 kilometer. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga ekosistem sungai serta menciptakan destinasi wisata baru bagi masyarakat sekitar.

Lurah Loa Ipuh, Eri Suparjan, menjelaskan bahwa penanaman pohon buah di tepian Sungai Tenggarong yang pengelolaannya dilakukan kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) yang berfokus pada bidang perikanan dan menjaga kebersihan sungai. Setelah upaya pembersihan yang sedang berlangsung, mereka berinisiatif untuk memanfaatkan lahan yang telah direstorasi.

"Setelah restorasi dari pihak PU, kami berencana memanfaatkan area tersebut. Kami telah berkoordinasi dengan DLHK dan mereka bersedia menyediakan bibit tanaman pohon buah seperti durian, kelengkeng, dan lelai," ungkap Eri pada Selasa (22/10/24).

Penanaman akan dilakukan di area Saka Kanan, Jalan Gunung Wang. Selain untuk menjaga ekosistem, warga dan pemerintah kelurahan telah menyepakati untuk tidak membangun bangunan di pinggiran sungai. Kesepakatan ini ditandatangani oleh pemilik lahan untuk mengantisipasi masalah seperti yang terjadi di beberapa bagian Sungai Tenggarong.

"Kami berharap area ini nantinya bisa menjadi destinasi wisata baru. Desa-desa bisa melakukan hal ini, kelurahan pun bisa. Selain menjaga ekosistem, ini juga memberikan kenyamanan bagi para pemancing yang sering menggunakan sungai ini," tambahnya.

Penanaman pohon ini dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2024, dan akan melibatkan pemuda serta mahasiswa di Loa Ipuh untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. (dri)



Pasang Iklan
Top