
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pelaksanaan Expo Erau Adat Kutai 2024 memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara. Acara ini digelar dari 21 hingga 29 September di halaman parkir Stadion Rondong Demang Tenggarong.
Disperindag Kukar melibatkan tiga pelaku IKM dalam expo ini, yang berhasil mendulang omzet hingga jutaan rupiah. Pejabat Fungsional Bidang Promosi Informasi dan Industri Disperindag Kukar, Sopiyatul, menyampaikan bahwa stan Disperindag mendapat sambutan positif dari masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa produk lokal memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing di pasar.
Produk yang dijual di stan tersebut meliputi olahan makanan seperti amplang dari sarang burung walet, kerajinan tangan sulam tumpar, dan manik-manik.
"Alhamdulillah, expo yang berlangsung dari 21-29 September ini sangat bermanfaat bagi peningkatan ekonomi pelaku UMKM dan IKM," ujar Sopiyatul pada Senin (30/9/24).
Dari tiga pelaku UMKM dan IKM yang difasilitasi, masing-masing berhasil memperoleh omzet sekitar Rp 5 juta selama expo berlangsung. Pelaku UMKM sangat senang dapat berpartisipasi dan mengisi stan Disperindag, seperti yang diungkapkan oleh Nafsiah, pelaku UMKM amplang walet, yang berhasil menjual 30 kg produk dalam kemasan 100 gram dan 250 gram selama 8 hari.
"Setiap ada event, kami berharap bisa terus dilibatkan. Terima kasih kepada Disperindag Kukar yang telah memfasilitasi kami di stan expo Erau," ungkap Nafsiah.
Disperindag Kukar berkomitmen untuk terus mempromosikan produk UMKM dan IKM lokal agar semakin dikenal luas dan berdampak pada peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat. "Kami juga berencana meningkatkan pembinaan agar kualitas produk dan kemasan semakin baik dan bervariasi di masa depan." tutup Sopiyatul. (adv/dri)