• Sabtu, 20 April 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Bupati Edi Damansyah dan Wakil Bupati duduk bersebelahan dengan Habis Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Ribuan Jamaah muslim Kutai Kartanegara ikut bersholawat bersama di acara Kukar Berselawat Jilid II dengan menghadirkan Ulama Besar Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, Sabtu (28/10/23) malam.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, Forkopimda, anggota DPRD Kukar, staf ahli, asisten, kabag, kepala OPD. Kemudian, jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag), MUI, Ketua DMI, BAZNAS, BWI, BK-PAKSI, FKUB dan tokoh masyarakat.

Kukar Bersholawat diawali dengan pembacaan Ayat suci Al-Qur’an oleh KH Abdul Karim Mahmud dari salah satu Qori terbaik Nasional. Dan diisi penceramah Habib Abdurrahman Shihab.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengungkapkan bahwa Habib Syech dan rombongan sengaja dihadirkan untuk terus membangkitkan semangat muslimin dan muslimat se-Kukar untuk senantiasa berselawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, untuk mengajak kepada seluruh masyarakat muslim di Kukar untuk menjadikan selawat sebagai amalan harian, selain menjalan kewajiban salat lima waktu yang dikerjakan di awal waktu dan berjamaah di masjid.

"Saya yakin dengan gema selawat, kaum muslimin dan muslimat se-Kukar dapat mendatangkan keberkahan. Dengan membaca selawat, seseorang akan secara terus menerus mengingat Allah SWT," ujarnya.

Ia menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pedoman Gerakan Etam Mengaji (Gema). Inilah yang menjadi dasar kemauan kuat dari seluruh masyarakat muslim di daerah ini untuk menjadikan setiap individu muslim mengamalkan seluruh ajaran Allah dan Rasul, serta menjauhi larangan Allah dan Rasul.

Di antara program Gema, ada juga program satu desa satu hafiz Qur'an, kemudian program Da'i masuk desa yang telah berjalan dengan baik. Edi berterimakasih kepada semua pihak dan masyarakat yang mendukung program gema sehingga berjalan dengan baik. Melalui program Gema, ia mengajak membangun pribadi yang beradab secara islami, yaitu adab yang selalu dihiasi dengan Qur'ani dan Sholawat kepada Nabi.

"Saya berkeyakinan dengan adanya Kukar Bersholawat ini untuk membangun Kukar dalam meningkatkan pembangunan Sumber Daya Manusia yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan bahagia segera tercapai atas ridho Allah SWT," tutupnya. (*dri/adv)

Pasang Iklan
Top