• Selasa, 16 April 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Bupati Edi Damansyah

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah berharap di HUT (Hari Ulang Tahun) Kota Tenggarong ke 241, Kota Tenggarong lebih bersih dan baik lagi dari tahun sebelumnya.

Hal ini disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Kukar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tenggarong ke 241 Rabu (27/9/23) bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Kukar.

Adapun tema yang diusung pada HUT tahun ini adalah "Dengan Hut Kota Tenggarong KE-241 Kita Bangun Semangat IKN nusantara menjaga adat tradisi budaya menuju Kukar Idaman"

Bupati Kukar Edi Damansyah menjelaskan secara singkat sejarah berdirinya Kota Tenggarong, dimulai pada tahun 371 Masehi telah berdiri Kerajaan Kutai Martadipura dengan pusat Pemerintahan di Bukit Brubus, Muara Kaman Hulu, kerajaan ini dikenal sebagai kerajaan hindu tertua di Nusantara,

Selanjutnya pada abad ke-14 berdiri pula Kerajaan Kutai Kartanegara di Jahitan Layar atau dikenal Kutai Lama, dengan Raja yang pertama, yakni Aji Batara Agung Dewa Sakti, selanjutnya pada abad ke-17 masa pemerintahan Raja Kutai Kartanegara yang ke-8, yakni Aji Pangeran Sinom Panji Mendapa mengambil alih dinasti Kutai Martadipura,

Sehingga Kerajaan Kutai Kartanegara menjadi Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Adapun wilayah kekuasaan Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura meliputi hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur.

Selama kurang lebih 7 abad kejayaan Kerajaan Kutai Kartanegara, pusat pemerintahan telah mengalami dua kali perpindahan, pertama pada tahun 1734 pada masa Pemerintahan Aji Sultan Muhammad Idris, perpindahan pusat pemerintahan dari Kutai Lama ke Pemarangan, atau di wilayah dalam Sungai Jembayan.

Selanjutnya pada tanggal 28 September 1782 atau 241 tahun yang lalu oleh Raja Kutai Kartanegara ke-15, yakni Aji Muhammad Muslihuddin atau dikenal dengan nama Aji Imbut, memindahkan pusat pemerintahan ke Tepian Pandan, yang selanjutnya pada masa pemerintahan Sultan Aji Muhammad Parikesit di ubah nama menjadi Tangga Arung dan hingga saat ini lebih populer dengan sebutan Tenggarong.

"Kami mengucapkan Selamat Ulang Tahun Kota Tenggarong, Ibu Kota Kabupaten Kutai Kartanegara yang ke-241 Tahun, semoga Tenggarong akan terus maju dan berkembang untuk pembangunan Kutai Kartanegara yang lebih bermartabat dan berkeadilan, yang diikuti dengan kehidupan masyarakat yang sejahtera dan berbahagia." ungkap Edi Rabu (27/9/23).

Edi juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara serta seluruh elemen masyarakat Kukar yang telah bahu membahu dan bekerjasama dalam mensukseskan program-program pembangunan daerah sesuai dengan kapasitas, bidang dan kewenangannya masing-masing.

"Kedepan Tenggarong lebih bersih dan lebih baik lagi pembangunan yang sdah direncanakan dan dilaksanakan. Saya juga terimakasih pada masyarakat, Kota Tenggarong yang bersama sama Tenggarong ini menurut orang bersih dan nyaman tertib dan aman, pertahankan kondisi ini, karena semakin nyaman tertib dan aman orang akan datang ke Tenggarong, dan memberikan dampak ekonomi." tutupnya. (*dri)

Pasang Iklan
Top