• Sabtu, 20 April 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Simulasi Sistem Pengamanan (Sispam) Kota dan Deklarasi Pemilu Damai jelang pelaksanaan Pemilu Tahun 2024. Kegiatan tersebut berlangsung di depan Kantor KPU Kukar, Selasa (19/9/23).

Kegiatan tersebut diawali dengan apel gelar pasukan, dilanjutkan dengan simulasi pengamanan, dan diakhiri dengan pembacaan deklarasi damai oleh Ketua KPU Kukar Purnomo.

Kapolres Kukar AKBP Hari Rosena mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan arahan dari Mabes Polri dan Polda Kaltim untuk melaksanakan Sispam Kota. Dimana sebelumnya telah dilaksanakan gladi-gladi termasuk TFG (Tactical Floor Game) permainan taktikal sampai hari H nya ini.

"Bagaiamanapun situasi kondisi di Kukar, kita tetap siapkan untuk pengamanan dalam situasi apapun, namun kita juga tidak harapkan terjadi konflik dan sebagainya. Kita juga dukung dan amankan sehingga Pemilu kondusif." kata Kapolres Kukar AKBP Hari Rosena Selasa (19/9/23).

Ia menyebut dalam kegiatan ini melibatkan 508 personel, ada rayonisasi, masing-masing polsek juga turut mendukung. Jadi polsek-polsek ada rayon untuk mendukung kegiatan kalau ada terjadi konflik pengamanannya itu di mana saja.

Sementara Ketua KPU Kukar Purnomo menambahkan bahwa, kegiatan yang diinisiasi Polres Kukar terkait Sispam Kota, yang dirangkai dengan Deklarasi Damai untuk pelaksanaan Pemilu 2024 yang melibatkan tokoh agama, Bawaslu, Polres, Kodim 0906, Partai Politik dan masyarakat,

"Karena memang Pemilu ini menjadi gawe kita bersama untuk sama-sama kita punya komitmen menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2024."ujarnya

Purnomo mengungkapkan dalam sosialisasi KPU menjadi penting dalam suksesnya demokrasi dan pelaksanaan pemilu ini si masyarakat Kukar menghilangkan money politik dan hoaks.

"Perlu kita sadari bersama bahwa hari ini terkait hoaks kita juga butuh antisipasi, karena hoaks bisa beredar lewat smartphone, yang notabene nya masyarakat juga sudah melek digital."jelasnya.

Adapun langkah-langkah dari KPU sampai hari ini bersama bawaslu melakukan pendidikan politik, sosialisasi kepada masyarakat, kepada pemilih pemula yang muatan-muatannya menekan untuk menghilangkan money politik dan isu hoaks.

"Kita tidak bisa mengatakan ini penting ini ndak, ini ditingkatkan ini ndak, tapi memang menekankan semua, kita butuh namanya demokrasi di Kukar ini demokrasi bermartabat, tidak ada hoaks, tidak ada sara, tidak ada money politik untuk kondusifitas pemilu 2024."pungkasnya. (*dri)

Pasang Iklan
Top