• Jum'at, 23 Februari 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara




TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen untuk mewujudkan pemilihan umum (Pemilu) yang inklusif dan partisipatif pada tahun 2024 dengan memastikan fasilitas bagi pemilih disabilitas.

Komisaris KPU Kukar Muhammad Amin, mengatakan bahwa KPU Kukar telah menyiapkan kode khusus dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk mengakomodir kebutuhan pemilih disabilitas, seperti Tuna Wicara, Tuna Netra, dan Tuna Rungu.

"Meskipun jumlah pasti pemilih disabilitas belum diketahui, Kami berusaha untuk memastikan bahwa Tempat Pemungutan Suara (TPS) dapat mengakomodir berbagai kebutuhan pemilih disabilitas yang berbeda-beda." jelas Amin Rabu (26/7/23).

KPU juga telah berkomunikasi dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kukar untuk memastikan pemilih disabilitas dapat menunaikan hak pilihnya dengan baik.

"Dalam upaya mengakomodir kebutuhan pemilih disabilitas, Kami menyediakan berbagai fasilitas, termasuk pendampingan dan pelayanan bahasa isyarat. Untuk Tuna Netra, mereka akan diberikan surat suara dengan tulisan Braille, dan pemilih disabilitas lainnya akan dibantu oleh pendamping untuk memastikan pilihan mereka aman dan terjamin." ungkapnya.

Ia mengatakan saat ini KPU RI tengah merancang peraturan untuk mengakomodir pemilih disabilitas secara regulasi, dan sebelumnya telah dilakukan simulasi Pemilu Serentak di Kukar yang melibatkan pemilih disabilitas.

KPU Kukar mengajak seluruh masyarakat penyandang disabilitas beserta keluarga dan kerabat mereka untuk ikut serta dalam Pemilu Serentak dengan keyakinan bahwa KPU Kukar telah mempersiapkan fasilitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Tujuan dari upaya ini adalah untuk memastikan partisipasi aktif dan setara bagi semua warga negara, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik atau berkebutuhan khusus, dalam proses demokrasi di Indonesia.

"Dengan memberikan fasilitas yang inklusif, kami harapkan hak pilih, semua pemilih dapat terjamin dan dihormati tanpa diskriminasi." tutupnya. (*dri)

Pasang Iklan
Top