• Kamis, 29 Februari 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara




TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Melalui Job Fair yang di selenggarakan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutai Kartanegara (Kukar), 12 - 13 Juli 2023 di Gedung Putri Karang Melenu (PKM), ada satu perusahaan yang membawahi Alfamidi dan Alfamart membuka lowongan bagi penyandang disabilitas.

Adapun lowongan yang dibuka total ada 60 lowongan, Alfamidi membuka 30 lowongan, dan Alfamart membuka 30 lowongan. Untuk penempatannya yaitu bagian crew store dan helper. Sementara untuk lokasi Alfamidi berada di Tenggarong, dan Alfamart masih berada di Samarinda.

Kepala Disnakertrans Kukar mengungkapkan rasa bangga dengan adanya Job Fair ini, yang membuka lowongan pekerjaan khusus untuk penyandang disabilitas. Menurutnya, ini merupakan sebuah sejarah dalam dunia ketenagakerjaan di Kalimantan Timur (Kaltim).

"Ada Alfamidi dan Alfamart memberikan peluang untuk bekerja bagipenyandang disabilitas, sesuai dengan ketentuan UU No 8 tahun 2016 tentang disabilitas." sebutnya.

Menurut UU tersebut, setiap instansi pemerintah wajib menyediakan 2% dari total pegawai untuk disabilitas, sementara perusahaan wajib menyediakan 1%. Disnakertrans Kukar mendorong penerapan UU ini agar bisa membantu para penyandang disabilitas.

Meskipun belum ada peserta yang mendaftar pada saat ini, ini hanya merupakan langkah awal dalam penjajakan. Alfamidi dan Alfamart akan mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tenggarong untuk melihat kualifikasi dan kriteria yang harus dipenuhi oleh para calon pekerja disabilitas.

"Harapan dari kami adalah Job Fair ini agar menjadi tonggak sejarah bagi dunia usaha lainnya untuk memperhatikan penyandang disabilitas. Dia mengimbau seluruh perusahaan di Kukar untuk mengikuti jejak Alfamidi dan Alfamart dalam memberikan peluang kerja bagi disabilitas."harapnya.

Sementara Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) serta pengajar anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Tenggarong Ningsih, mengatakan bahwa pendataan peserta masih berlangsung, karena pihaknya tidak ingin menempatkan anak-anak yang belum terlatih. Mereka akan melakukan seleksi terlebih dahulu agar anak-anak siap untuk bekerja.

Yang jelas dari tuna daksa dan low vision (penglihatan samar), sementara untuk tuna grahita masih sedang diusahakan. Anak-anak dengan tuna grahita yang ringan akan dipanggil, karena berbagai tingkatan keparahan tuna grahita memiliki batasan IQ di bawah 50, dan kami sedang mencari yang memiliki IQ di atas 50. Anak-anak seperti ini yang akan mendapatkan kesempatan melalui Job Fair ini.

"Kami dari pihak sekolah sangat berterima kasih dan terharu karena telah ada perhatian dari Disnakertrans Kukar dalam membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Kami berharap agar semangat dan usaha ini terus berlanjut ke depannya. Meskipun ada kekurangan, tetapi di balik kekurangan tersebut, ada orang-orang yang bersedia menerima mereka." pungkasnya. (*dri)

Pasang Iklan
Top