
Kepala Distanak Kukar Sutikno
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pengembangan peternakan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sangat menjanjikan khususnya ayam broiler. Untuk itu Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar bakal mengembangkan ayam broiler dengan sistem Closed House di Desa Bendang Raya Kecamatan Tenggarong.
Hal ini disampaikan Kepala Distanak Kukar Sutikno, kepada KutaiRaya.com Selasa (11/7/23).
Kandang closed house (tertutup) merupakan kandang modern yang sudah digunakan oleh sebagian peternak ayam broiler di seluruh dunia. Kandang closed house sudah menggunakan teknologi dalam proses pengaplikasiannya.
Prinsip kerja kandang closed house adalah untuk menghasilkan kualitas udara yang berkualitas sehingga menghasilkan potensi panen yang maksimal.
Sutikno mengatakan bahwa Pembangunan Kandang Ayam Closed House ini adalah kandang modern, pemeliharaan ayam tersebut sudah menggunakan komputer. Dengan menggunakan kandang ini, tingkat kematiannya hanya sekitar 3 persen.
"Pak Bupati menginginkan di Desa Bendang Raya ada pertanian dalam arti luas yakni pertanian sayuran dan khususnya untuk pertanian modern, dimana hanya dikerjakan oleh dua orang menggunakan komputer semua," kata Sutikno.
Menurut Sutikno, kandang ini perdana di Bendang Raya untuk percontohan kelompok tani disana. Karena sudah ada peternakan yang berhasil ternak ayam broiler.
"Adapun pembangunan kandang ini dianggarkan Rp 4,4 miliar yang berukuran 120 x 12 meter. Dengan ukuran tersebut bisa menampung 80 ribu sampai 120 ribu ekor ayam. Sampai saat ini sudah berjalan pembangunannya, yang diproyeksikan 2 bulan sudah selesai."tutupnya. (*dri)