• Senin, 26 Februari 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin S.Sos, S.Fil, M.AP)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Jumlah guru khusus mengajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kaltim terbatas mendapat perhatian serius dari anggota Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin S.Sos, S.Fil, M.AP.

Menurut politisi Golkar tersebut, selama ini sebenarnya kita coba mendorong Dinas Pendidikan provinsi Kaltim kemudian juga Kementerian, khusus sekolah Luar Biasa Negeri ini memang betul-betul harus lebih diperhatikan.

"Disamping jumlah guru SLB saat ini terbatas, kemudian juga berkaitan dengan sarana dan prasarana termasuk kebutuhan guru khusus mengajar untuk SLB, karena guru-guru yang bersertifikat yang layak mengajar untuk anak-anak kita berkebutuhan khusus ini masih terbatas," jelas Salehuddin.

Maka lanjut Salehuddin, pihaknya akan mendorong Unmul terutama untuk Fakultas Keguruan itu membuka secara khusus jurusan keguruan untuk mengajar anak-anak berkebutuhan khusus.

"Karena jumlah anak yang kebutuhan inklusi ini cukup tinggi, yang tertampung di sekolah Luar biasa Negeri itu hanya beberapa selebihnya tidak disekolahkan oleh orang tuanya," tuturnya.

Ia berharap, kedepannya semoga anak-anak kita yang berkebutuhan khusus inklusi ini bisa difasilitasi oleh sekolah luar biasa Negeri, dengan catatan sarana prasarananya termasuk ruang belajar dan asramanya memang harus diperhatikan oleh pemerintah provinsi Kaltim maupun Kementerian.

"Salah satunya untuk SLB Negeri di Tenggarong saja kemarin sebagian gedungnya terbakar, harapannya di tahun ini dibangunkan kembali," harapnya. (One)

Pasang Iklan
Top