• Sabtu, 11 April 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



H Nasrun

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Dalam rangka mendukung program dedikasi Kukar Idaman yakni Gerakan Etam Mengaji (Gema) untuk sekolah maupun instansi, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan menggelar Wisuda dan Khatam Al-Quran untuk pertama kalinya pada Kamis (9/3/23) di Gedung Pendopo Wakil Bupati Kukar.

Kepala Kantor Kemenag Kukar, H Nasrun melalui Seksi Pendidikan Agama Islam (Pendais), Herlenda, mengatakan Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menggugah minat dan peran serta dari para siswa serta orang tua. Agar bisa menyelesaikan program GEMA untuk bisa tuntas di tingkat SD. Sehingga setelah lulus SD dan melanjutkan pendidikan di tingkat SLTP, para siswa sudah khatam Al-Quran dan membaca Al-Quran dengan benar dan fasih.

Lanjutnya, kegiatan ini merupakan langkah awal dari Kemenag Kukar untuk memberikan nilai tambahan dan pelatihan kepada guru pendidikan agama. Setelah itu baru kepada siswa-siswa,

"Kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan dan masih berfokus pada tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Tenggarong. Selanjutnya nanti kita lakukan juga di kecamatan-kecamatan lainnya."kata Herlenda pada Rabu (8/3/2023).

Herlenda menjelaskan adapun dasar kegiatan ini ada di Perda GEMA, bahwa setiap sekolah berhak menerbitkan surat keterangan kelulusan. Selama ini memang tidak ada menitikberatkan di Dinas Pendidikan sehingga Kemenag mengambil alih hal tersebut karena memang kewenangan Kemenag di bidang keagamaannya.

"Dan kegiatan ini dilaksanakan secara mandiri yang sifatnya masih terbatas sehingga belum bisa mencakup seluruh sekolah. Hanya sekitar 25 sekolah saja yang masing-masing mengirimkan perwakilannya sebanyak 1 atau 2 orang, setelah melalui seleksi. Mengingat anggarannya yang terbatas, untuk itu jumlah pesertanya dibatasi hanya 40 orang siswa." terangnya.

Karena, bagi siswa lulus SD ini, kisaran angka hanya untuk membaca saja baru sekitar 70 persen. Dan dari 70 persen tersebut baru sekitar 40 persen saja yang membaca Al-Quran dengan baik dan benar.

Ia menyebutkan pada wisuda ini akan ada beberapa tes untuk menentukan peringkat dan predikat dari para peserta. Para peserta sudah bagus, akan diseleksi lagi untuk mencari yang bagus dan sangat bagus. Kemudian nantinya peserta akan menerima sertifikat kelulusan GEMA.

"Selain meningkatkan minat dan motivasi, kegiatan yang akan terus berlanjut kedepannya ini juga bertujuan untuk meningkatkan target khatam Al-Quran di tingkat SD. Oleh karenanya melalui kegiatan ini kita harapkan angka tersebut bisa meningkat," tutupnya. (*dri)



Pasang Iklan
Top