
(Kapolres Kukar Irwan Masulin Ginting dan Dandim 0906 Tenggarong Letkol Inf Charles Alling)
TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Adanya Instruksi dari Gubernur Kaltim tentang pengendalian, pencegahan dan penanganan wabah pandemi Covid-19 di Kaltim, maka Pembatasan yang dinamakan dengan istilah 'Kaltim Steril' atau 'Kaltim Silent' itu akan dilakukan setiap Sabtu dan Minggu terhitung sejak tanggal 6 Februari 2021 sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian, Kapolres Kukar dan Dandim 0906/TGR sepakat mengikuti keputusan dari Gubernur Kaltim tersebut.
Menurut Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting, Instruksi Gubernur Kaltim harus kita jalankan karena komitmen kita sama untuk pengendalian, pencegahan dan penanganan wabah pandemi Covid-19, baik itu keputusan atau kebijakan dari pusat maupun provinsi dan Kabupaten Kukar wajib kita jalankan.
"Untuk pengamanan pada Sabtu dan Minggu sesuai instruksi, sebenarnya kita sudah mendirikan pos pantau, pos entry point dan pos lainnya baik itu di pasar maupun taman kota raja, saya juga menghimbau kepada masyarakat di akhir pekan agar berdiam dirumah saja dan ini juga sudah menjadi arahan dari Pangdam VI Mulawarman maupun Kapolda Kaltim," ungkap AKBP Irwan Masulin Ginting.
Ia mengaku, Polres Kukar dalam kegiatan ini akan menyiapkan 2/3 kekuatan atau sekitar 400 personil sampai Polsek dan di Desa-desa kita libatkan anggota berkeliling untuk menghimbau masyarakat untuk selalu patuhi protokol kesehatan, dan selalu terapkan 3 M, Memakai Masker, Mencuci tangan dan Menghindari Kerumunan.
Sementara itu, Dandim 0906 Tenggarong Letkol Inf Charles Alling mengatakan, untuk kesiapan personil Kodim 0906/TGR pada Sabtu dan Minggu ini bersama jajaran kepolisian sama-sama mendukung sesuai arahan Gubernur Kaltim, kita juga akan mengaktifkan pos pantau yang ada dan tak lupa kita juga menghimbau masyarakat untuk tetap tinggal di rumah pada Akhir pekan.
"ntuk dilapangan personil kita akan mengontrol aktifitas masyarakat diluar rumah agar tidak terjadi penumpukan masyarakat di beberapa tempat seperti di pasar maupun tempat lainnnya yang berpotensi terjadi kerumunan, terpenting masyarakat di akhir pekan dirumah saja," tutupnya. (One)