• Rabu, 28 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara



Flayer Ajakan Ngonten di Jam Bentong Tenggarong.(Dok. Dinas Pariwisata Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menghadirkan inovasi promosi pariwisata melalui program “Ayo Ngonten di Jam Bentong”. Program ini mengajak masyarakat, kreator konten, influencer, vlogger, fotografer, hingga generasi muda memanfaatkan fasilitas listrik dan Wi-Fi gratis untuk menghasilkan karya digital sekaligus mempromosikan potensi wisata Kukar.

Program tersebut menjadi salah satu upaya Dispar Kukar untuk menjaga promosi pariwisata tetap berjalan di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada pelaksanaan berbagai kegiatan pemasaran dan promosi daerah.

Kepala Bidang Pemasaran dan Promosi Pariwisata Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad, mengatakan kawasan Jam Bentong di Tenggarong memiliki fasilitas dan lokasi yang representatif untuk mendukung aktivitas kreatif masyarakat.

“Dengan adanya efisiensi anggaran, khususnya di bidang pemasaran, kami tidak bisa melaksanakan sejumlah kegiatan promosi seperti sebelumnya. Karena itu, kami melihat peluang dan kekuatan yang kami miliki, salah satunya Jam Bentong yang sudah dilengkapi internet, listrik, dan lokasi yang representatif untuk kegiatan promosi,” ujar Ivan, Rabu (28/10/2026).

Melalui program ini, Dispar Kukar menyediakan akses internet, listrik, area bersantai, serta ruang yang nyaman bagi masyarakat untuk membuat berbagai konten digital, mulai dari foto, video, Reels, TikTok, vlog, hingga siaran langsung (live streaming).

Konten yang dihasilkan diharapkan tidak hanya menjadi sarana berekspresi, tetapi juga mampu memperkenalkan destinasi wisata, kekayaan budaya, sejarah, dan keindahan alam Kukar kepada khalayak yang lebih luas.

Ivan menjelaskan, masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas tersebut wajib memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya mengisi buku tamu, mengikuti seluruh akun media sosial resmi Visiting Kutai Kartanegara, serta berkolaborasi dalam unggahan konten bersama akun resmi tersebut.

Pengguna juga diharuskan menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban kawasan Jam Bentong serta tidak merusak sarana dan prasarana yang tersedia. Khusus bagi pengguna yang beraktivitas pada malam hari, mereka diwajibkan melapor kepada koordinator atau petugas keamanan setempat.

“Yang terpenting, mereka juga harus ikut mempromosikan objek wisata di Tenggarong dan sekitarnya saat melakukan live streaming atau membuat konten. Jadi, ada nilai promosi wisata yang disampaikan kepada audiens mereka,” jelasnya.

Dispar Kukar turut mengimbau para kreator agar tetap mengedepankan etika dalam membuat konten. Kreator diharapkan menghindari unsur suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), ujaran kebencian, serta informasi menyesatkan. Selain itu, penggunaan musik maupun materi digital lainnya harus memperhatikan ketentuan hak cipta.

Menurut Ivan, kawasan Jam Bentong memiliki beragam potensi visual yang menarik untuk diangkat menjadi konten kreatif. Sejumlah objek yang dapat dieksplorasi antara lain Jembatan Mahakam, Taman Kota Raja, kawasan Jam Bentong, hingga area Pujasera yang tengah dipersiapkan menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Ke depan, Dispar Kukar juga berencana mengembangkan Jam Bentong sebagai ruang kreasi bagi generasi muda, termasuk komunitas musik dan pelajar. Pengembangan tersebut akan dilakukan melalui penambahan fasilitas dan peralatan musik yang dapat dimanfaatkan secara gratis.

“Insyaallah, ke depan Jam Bentong akan menjadi ruang kreasi. Kami sudah memiliki elektone dan drum elektrik, kemudian akan ditambah gitar, bass, dan alat musik lainnya. Siapa saja, baik pelajar maupun komunitas musik, bisa memanfaatkannya untuk berkarya sambil membantu mempromosikan pariwisata Tenggarong,” katanya.

Dispar Kukar mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas tersebut dengan menghasilkan konten yang positif, kreatif, dan inspiratif. Masyarakat juga didorong mengunggah karya mereka ke media sosial dengan menggunakan tagar #JamBentong, #WisataKukar, dan #KukarAsiaWonders, serta menandai akun Instagram resmi @visiting.kutai.kartanegara.

Melalui program “Ayo Ngonten di Jam Bentong”, setiap karya digital diharapkan dapat menjadi media promosi yang efektif untuk memperluas jangkauan informasi pariwisata Kukar sekaligus mendorong semakin banyak orang mengenal dan mengunjungi berbagai destinasi unggulan di daerah tersebut. (Adv/Dri)



Pasang Iklan
Top