• Rabu, 02 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Proses evakuasi jenazah, Selasa (1/9/2026).(Foto: Disdamkarmatan Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Tangis keluarga pecah setelah pencarian dua bocah berusia 7 tahun yang tenggelam di Sungai Loa Haur, Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), membuahkan hasil.

Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, setelah sempat hilang terbawa arus sungai.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 13.30 WITA.

Kedua korban sebelumnya diketahui bermain di sekitar sungai, sebelum akhirnya tenggelam.

Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai.

Upaya tersebut baru membuahkan hasil pada Selasa (1/9/2026), ketika kedua korban ditemukan di lokasi berbeda.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Fida Hurasani mengatakan, korban pertama ditemukan sekitar pukul 11.40 WITA, sedangkan korban kedua ditemukan sekitar pukul 14.00 WITA.

"Korban pertama ditemukan sekitar 50 meter dari titik kejadian ke arah hulu. Kemudian korban kedua sekitar 50 meter ke arah hilir," ujar Fida kepada KutaiRaya.com, Selasa (1/9/2026).

Dari informasi yang diperoleh tim di lapangan, kedua bocah tersebut sebelumnya terlihat bermain sekaligus mandi di sungai.

Saat kejadian, permukaan air sedang surut, tetapi arus cukup kuat.

Ia menduga salah seorang korban terlebih dahulu terseret ke dalam sungai.

Sedangkan korban lainnya kemungkinan mencoba membantu, namun justru ikut terbawa arus.

"Kalau air turun, arusnya cukup terasa. Kemungkinan satu korban lebih dulu tenggelam, kemudian temannya berusaha menolong," tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Loa Janan, AKP Abdillah Dalimunthe menambahkan, korban pertama ditemukan tidak jauh dari lokasi yang diperkirakan sebagai titik awal kejadian.

Atas permintaan keluarga, jenazah langsung dibawa ke rumah duka tanpa dilakukan visum.

Setelah korban kedua ditemukan, operasi pencarian dihentikan.

Kemudian seluruh jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dilakukan proses pemakaman.

"Anak-anak jangan dibiarkan bermain di tempat berbahaya, terutama di air (sungai), tanpa pengawasan orangtua atau orang dewasa," ucapnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top