• Senin, 24 Agustus 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baabul Jannah, Kelurahan Muara Rapak, Kecamatan Balikpapan Timur, Sabtu (22/8/2026).(Foto: Sulastri/KutaiRaya.com)


BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan Bagus saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baabul Jannah, Kelurahan Muara Rapak, Kecamatan Balikpapan Timur, Sabtu (22/8/2026).

Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah untuk Mewujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Balikpapan, kami mengapresiasi kegiatan seperti ini karena ini adalah bentuk kecintaan kita kepada Nabi Besar Muhammad SAW,” kata Bagus, dihadapan ratusan warga.

Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antarwarga. Interaksi tersebut dinilai turut menjaga suasana Kota Balikpapan tetap aman dan kondusif di tengah keberagaman masyarakat.

“Ini yang menyebabkan Kota Balikpapan selalu kondusif, harmonis, tidak pernah ada konflik horizontal di antara kita maupun dari beberapa suku atau penganut agama yang lain,” ujarnya.

Bagus berharap keteladanan Rasulullah SAW dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga Balikpapan semakin menjadi kota yang aman dan nyaman bagi seluruh warga dalam bingkai Madinatul Iman.

“Beliau menjadi contoh teladan kita semua, yang hari-hari selalu kita jadikan panutan. Mudah-mudahan kita pulang dari sini mendapatkan ketenangan batin dan banyak hal yang bisa kita pelajari,” tuturnya.

Warga Diminta Waspada Musim Kemarau

Dalam kesempatan tersebut, Bagus juga mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan memasuki musim kemarau. Kondisi cuaca yang lebih kering meningkatkan potensi terjadinya kebakaran apabila masyarakat tidak berhati-hati.

Ia meminta warga memastikan kondisi listrik dan sumber air sebelum meninggalkan rumah.
“Apabila meninggalkan rumah, dilihat listrik, dilihat air. Mudah-mudahan tidak akan menjadi musibah kalau kita tinggalkan. Makanya kita harus waspada,” katanya.

Bagus juga mengimbau masyarakat tidak membakar sampah sembarangan maupun membuang puntung rokok di tempat yang berpotensi memicu kebakaran.

Ia meminta camat, lurah, RT, serta masyarakat terus menguatkan budaya gotong royong, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air.

“Kalau pun ada sampah, sedikit ada percikan api, ini berbahaya. Tetap camat, RT, lurah selalu memberikan saran, masukan untuk selalu bergotong royong, membersihkan lingkungan, saluran, sampah, kemudian juga saling mengingatkan apabila ada hal yang kurang baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua Masjid Baabul Jannah, Salim, mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan.

Ia mengajak seluruh jamaah menjadikan momentum tersebut untuk kembali mengenang perjuangan dan meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW.

“Atas nama pengurus masjid, saya menyampaikan terima kasih kepada panitia dan seluruh warga yang telah bekerja sama serta menyumbangkan tenaga maupun pikirannya sehingga acara peringatan Maulid Nabi ini dapat terlaksana dengan baik,” kata Salim.

Dalam tausiyahnya, KH Rdn Maulana Haris Abdillah menekankan bahwa Nabi Muhammad SAW diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Ia mengajak masyarakat menerapkan nilai kasih sayang, saling menghormati, saling menguatkan, serta menjaga persatuan di tengah berbagai perbedaan.

“Rahmat itu maknanya kalau warga Kota Balikpapan saling asih, saling asah, saling asuh. Saling sayang-menyayangi. Bersatu dalam berbagai macam perbedaan, saling menghormati, saling menguatkan,” tuturnya.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut sejalan dengan tema peringatan Maulid Nabi, yakni meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur. (Las)



Pasang Iklan
Top