• Rabu, 17 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Pemkab Berau



Bupati Berau Sri Juniarsih Mas bersama Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, Maman Abdurrahman dan Gubernur Kaltim Rudi Masud, Rabu (17/6/26).


BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Kiprah produk unggulan Kabupaten Berau kembali mendapat perhatian di tingkat nasional. Dalam ajang Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro Tahun 2026 yang digelar di BSCC Dome Balikpapan, Rabu (17/6/26), Bupati Berau Sri Juniarsih Mas secara langsung memperkenalkan Cokelat Berau kepada Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, Maman Abdurrahman.

Momen tersebut menjadi ajang promosi strategis bagi produk lokal Berau yang kini telah berhasil menembus pasar internasional. Di hadapan Menteri UMKM, Sri Juniarsih menyampaikan bahwa Cokelat Berau bukan sekadar produk olahan daerah, melainkan hasil kerja keras pelaku UMKM yang telah mampu membuktikan kualitasnya hingga pasar ekspor, termasuk ke Prancis.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa UMKM Berau memiliki daya saing tinggi dan mampu bersaing di pasar global. Capaian itu juga tidak lepas dari berbagai program pembinaan, pendampingan, serta dukungan yang terus diberikan Pemerintah Kabupaten Berau kepada pelaku usaha lokal.

Dukungan terhadap promosi produk unggulan daerah juga datang dari Gubernur Kalimantan Timur yang turut memperkenalkan Cokelat Berau kepada Menteri UMKM.

Menurut Sri, keberhasilan produk tersebut menembus pasar internasional menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha mampu menghasilkan produk berkualitas yang diterima pasar dunia.

“Ini adalah Cokelat dari Kabupaten Berau yang ekspornya sudah sampai ke Prancis. Ini menjadi bukti bahwa kepala daerah di Kalimantan Timur saling bersinergi untuk mendorong UMKM naik kelas. Bahkan, Cokelat Berau saat ini sudah berada di kelas internasional, Pak Menteri,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pengakuan atas potensi besar yang dimiliki Berau dalam sektor ekonomi kreatif dan pengembangan usaha berbasis komoditas lokal. Kakao yang diolah menjadi produk cokelat premium kini tidak hanya memberikan nilai tambah ekonomi, tetapi juga membawa nama Berau ke panggung internasional.

Saat berkesempatan mencicipi produk tersebut, Menteri UMKM Maman Abdurrahman memberikan apresiasi atas kualitas rasa yang ditawarkan. Menurutnya, Cokelat Berau memiliki cita rasa yang sangat baik dan berpotensi semakin berkembang di pasar yang lebih luas.

“Wah, ini bisa dicoba, paten,” ucap Menteri Maman.

Apresiasi tersebut menjadi suntikan motivasi bagi pelaku UMKM Berau untuk terus meningkatkan kualitas produk, inovasi, serta kapasitas usaha agar mampu menjawab kebutuhan pasar nasional maupun global.

Menteri Maman menegaskan bahwa penguatan UMKM merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, dukungan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor kunci dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan produktif.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur serta seluruh pemerintah kabupaten dan kota yang terus menunjukkan komitmen dalam membina dan mengembangkan UMKM.

Menurutnya, keberpihakan kepala daerah terhadap sektor UMKM menjadi modal penting dalam membangun ekosistem usaha yang berdaya saing. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha, produk-produk lokal seperti Cokelat Berau memiliki peluang besar untuk terus berkembang, memperluas pasar, dan menjadi kebanggaan daerah di tingkat dunia.

Keberhasilan Cokelat Berau menembus pasar Prancis pun menjadi simbol bahwa potensi daerah, jika dikelola dengan baik dan didukung secara berkelanjutan, mampu menjelma menjadi kekuatan ekonomi baru yang mengharumkan nama Berau sekaligus Kalimantan Timur di kancah internasional. (Adv/Bul)



Pasang Iklan
Top