
Tumpukan Enceng Gondok di Danau Melintang (Foto : Tangkapan Layar Facebook Info Muara Muntai)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Warga Desa Melintang, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), gotong-royong membersihkan tumpukan rumput apung yang tersangkut di area keramba dan mendekati permukiman warga usai diterjang angin kencang, Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 07.00 WITA.
Pantauan di lokasi, warga menggunakan perahu ketinting untuk mendorong dan menggeser rumput apung yang terbawa arus hingga menumpuk di sekitar keramba.
Pembersihan dilakukan agar tumpukan tanaman air tersebut tidak semakin berat dan merusak fasilitas budidaya ikan milik warga.
Salah seorang warga, Wandi menuturkan, setelah angin kencang reda, rumput apung hanyut dan terdorong arus hingga menabrak area keramba.
Kondisi ini sempat membuat warga khawatir karena dapat mengganggu aktivitas budidaya ikan dan merusak bagian keramba, apabila tidak segera ditangani.
"Kami langsung turun bersama-sama menggunakan perahu ketinting untuk mendorong rumput apung supaya tidak menumpuk di keramba dan mendekati rumah warga," ujarnya.
Aksi gotong royong dilakukan secara bergantian.
Sebagian warga mengarahkan perahu, sedangkan warga lainnya membantu menarik dan menyingkirkan rumput apung ke lokasi yang dianggap lebih aman.
"Kami berharap ada penanganan lanjutan dari pihak terkait agar tumpukan rumput apung tidak kembali mengganggu kawasan permukiman dan keramba saat musim angin kencang," ucapnya.
Sementara itu Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kukar, Taufik mengajak masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan, termasuk melaporkan kondisi lingkungan yang membutuhkan penanganan.
Ia mengatakan, masyarakat dapat mengajukan permohonan resmi untuk pembersihan wilayah, terutama di area penting, seperti sepanjang aliran Sungai Mahakam.
"Kami akan menindaklanjuti usulan warga, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan masyarakat,"kata Taufik. (dri)