
Kepala Sekolah SDN 035 Tenggarong, Ripadil (Foto : Andri wahyudi/kutairaya)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): SDN 035 Tenggarong terus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi di dunia pendidikan melalui penerapan asesmen berbasis digital bagi murid kelas tinggi.
Kini sekolah melaksanakan asesmen semester maupun asesmen akhir sekolah secara online, khususnya untuk murid kelas 4, 5, dan 6.
Kepala Sekolah SDN 035 Tenggarong, Ripadil, menjelaskan perubahan istilah dari ujian menjadi asesmen sudah berlangsung sejak lama, namun secara mekanisme pelaksanaannya tidak jauh berbeda dengan sistem semesteran sebelumnya.
"Istilahnya sekarang asesmen, tapi mekanismenya sebenarnya hampir sama seperti semesteran. Hanya saja, khusus kelas tinggi sekarang sudah berbasis online,"kata Ripadil, Rabu (6/5/2026).
Menurut Ripadil, pelaksanaan asesmen online tersebut didukung perangkat digital berupa Chromebook yang telah difasilitasi Dinas Pendidikan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar dan evaluasi murid.
"Untuk kelas 4, 5, dan 6 sudah berbasis digital. Alatnya sudah diberikan oleh dinas dan kami manfaatkan sebaik mungkin. Jadi pembelajaran maupun tugas-tugas mingguan juga sudah bisa menggunakan Chromebook di kelas masing-masing," tuturnya.
Sementara itu murid kelas 1, 2, dan 3 masih menjalani pembelajaran serta evaluasi secara manual sebagai bagian dari penyesuaian bertahap terhadap sistem digital.
Ripadil menambahkan, khusus siswa kelas 6 saat ini tengah mengikuti asesmen akhir sekolah yang telah berjalan selama 3 hari dan dijadwalkan berakhir pada Jumat (8/5/2026)
"Ini menjadi tahap akhir mereka selama 6 tahun menempuh pendidikan di SD. Jadi sekarang tidak ada lagi istilah ujian sekolah, melainkan asesmen akhir sekolah," katanya.
Selain asesmen akhir sekolah, murid juga mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari pengukuran nasional.
Pelaksanaannya diawasi secara digital melalui sistem pemantauan langsung.
Meskipun demikian, pelaksanaan asesmen online tidak lepas dari sejumlah kendala teknis, terutama gangguan jaringan internet saat pelaksanaan serentak.
Namun pihak sekolah mengaku mampu mengatasinya dengan berbagai solusi, termasuk pemanfaatan hotspot tambahan dari perangkat lain.
"Kalau kendala biasanya di internet, karena digunakan serentak. Tapi Alhamdulillah masih bisa kami atasi," ucap Ripadil.
Dengan dukungan fasilitas digital yang semakin lengkap, SDN 035 Tenggarong berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sekaligus mempersiapkan murid menghadapi perkembangan teknologi di masa depan.
Pihak sekolahpun menekankan pentingnya perawatan perangkat agar fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan secara optimal. (dri)